“ THE SAME BLOOD IN LOVE “
Cast :
Sehun and You
Other
Cast : Mamamu and Mama Sehun
Author :
Dwi Purnamandari
Length :
Chapter
Genre : Romantis
Happy Reading ^_^
Chapter
4
(
Namkormu ) : baiklah, cepat mandi, setelah mandi kita makan malam ne?
Sehun :
baiklah, oppa mandi dulu ne
Kamupun
pergi ke dapur untuk memasak makan malam, sedangkan Sehun pergi untuk mandi.
Tiba-tiba kamu mendengar suara seperti ada yang jatuh. Kamu mendekat ke sumber
suara, dan tidak kamu sangka ternyata Sehun pingsan dan suhu badannya sangat
panas.
(
Namkormu ) : oppa, oppa, bangunlah, kau kenapa!? *panik
Kamupun
membawa Sehun kekamarnya,kamu membawakan kompres dan mengompres dahinya. Tak
kamu sadari malampun tiba, kamu mulai khawatir dengan Sehun, karena sedari tadi
dia belum kunjung bangun. Butiran bening pun mulai jatuh membasahi pipimu.
(
Namkormu ) : oppa, kenapa kau belum sadar juga, aku takut terjadi sesuatu
denganmu, ini semua salahku, kenapa aku tidak membawa payung disaat musim hujan
begini? *menangis
Kamupun
terus menangis sambil menatap wajah Sehun yang tak kunjung sadar itu.
Keesokan
harinya, Sehun pun sadar dan melihatmu tidur dengan posisi duduk di sebelahnya.
Sehun :
( Namkormu ), apa kau semalaman menunggui oppa sampai oppa sadar, maafkan oppa
karena sudah merepotkanmu begini *gumamnya
Tanpa
Sehun sadari, kamu pun terbangun dari tidurmu.
(
Namkormu ) : ahhh, oppa kau sudah sadar?
Sehun :
emm, ne, oppa sudah sadar. Maafkan oppa sudah merepotkanmu
(
Namkormu ) : tidak apa-apa kok, itu semua juga bukan kesalahan oppa sepenuhnya
*tersenyum. Apa oppa lapar?
Sehun :
Ne... *tersenyum
(
Namkormu ) : tunggu ya, aku akan membuatkan bubur untukmu *tersenyum
Sehun :
Ne, gomawo chagi *tersenyum
Kamupun
segera membuatkan bubur untuk Sehun, dan tidak terasa jam sudah menunjukkan
pukul 7 pagi, kamu harus segera bergegas untuk pergi ke sekolah.
(
Namkormu ) : oppa, ini buburnya, habiskan ya, aku mandi dulu dan setelah itu
aku harus berangkat sekolah * tersenyum
Setelah
selesai, kamu pun berpamitan kepada Sehun.
(
Namkormu ) : oppa, aku berangkat dulu ya ?
Sehun :
Ne chagi, hati-hati ya * tersenyum
Kamupun
meninggalkan Sehun sendiri dirumah, dan pergi kesekolah menggunakan Taxi.
Setibanya di sekolah, kamu langsung menuju kelasmu. Suasana hatimu tidak enak
hari ini.
(
Namkormu ) : kenapa perasaanku tidak enak ya? Apa mungkin terjadi sesuatu di
rumah?
Sementara
kamu di sekolah, Sehun pun di rumah sendiri, dia mengisi waktunya dengan
menonton TV saja.
Sehun :
ahh, aku bosan jika dirumah sendiri, aku bosan jika haya dirumah, tapi jika aku
pergi keluar, nanti ( Namkormu ) bingung mencariku, yasudah aku tidur saja lah.
Sementara
itu, bel di sekolahpun berbunyi, kamu bergegas meninggalkan sekolah. Setibanya
di rumah, kamu mencari keberadaan Sehun.
(
Namkormu ) : oppa, kau dimana ?
Tidak
ada sautan dari Sehun, kamu pun mulai khawatir. Kamupun pergi ke kamar Sehun,
dan Sehun juga tidak ada dikamarnya. Kamupun bingung akan mencarinya kemana.
(
Namkormu ) : aishh, sebenarnya Sehun oppa ada dimana sih? *bingung
Tiba-tiba
ketika kamu membuka pintu kamarmu, kamu melihat Sehun sudah tidur pulas di
ranjangmu.
(
Namkormu ) : aishh, oppa, ternyata kau disini, aku bingung mencarimu.
Sehun
pun terbangun dari tidurnya dan langsung memelukmu.
Sehun :
chagi, kau kemana saja, aku bosan sendiri dirumah, kenapa kau lama sekali
sekolahnya?
(
Namkormu ) : aku hanya meninggalkanmu dirumah selama 7 jam kau sudah seperti
ini, dasar. Jika kau bosan kenapa tidak kau menonton TV saja, kan ada banyak
acara di TV yang tidak membuatmu bosan atau kau bisa...? * ocehku
CHU~
Sehun
pun menciummu dengan lembut.
Sehun :
* melepaskan ciumannya. Kenapa kau cerewet sekali chagi, tapi kau benar-benar
lucu jika cerewet begini. *tersenyum
(
Namkormu ) : yakkk, oppa, jangan meledekku begitu, sudah keluar dulu sana, aku
mau ganti baju.
Sehun :
tidak bolehkah oppa menemanimu berganti pakaian? * tersenyum
(
Namkormu ) : yakk oppa, apa kau masih sakit, apa karna panasmu yang kemarin kau
jadi begini. Cepat keluar!! * teriakku
Sehun : hehehe, baiklah, oppa akan keluar,
padahal oppa ingin menemanimu, karna oppa rindu sekali denganmu * tersenyum
( Namkormu ) : jika ingin menemani,
sebentar pansti aku temani, sekarang cepat keluar ne, oppa ku tersayang *
tersenyum
Sehun : baiklah, cepat ganti bajunya ya,
oppa tunggu di dapur.
( Namkormu ) : Ne~
Kamupun bergegas berganti pakaian dan
segera menuju dapur untuk menemani Sehun. Setibanya di dapur, kamu melihat
Sehun sudah memasak.
( Namkormu ) : waahh oppa, apa yang kau
masak, sini biar aku saja yang memasaknya, oppa kan baru sembuh, jadi istirahat
saja ya? * tersenyum
Sehun : baiklah, akan oppa tunggu di meja
makan, buat masakan yang enak ne?
( Namkormu ) : oke oppa * tersenyum
Sehun pun pergi ke meja makan, diapun
duduk dan terus melihatmu memasak. Kamupun selesai memasak dan membawa
masakanmu ke meja makan.
( Namkormu ) : oppa aku sudah selesai, ayo
kita makan * tersenyum
Sehun : Ne... gomawo chagi * tersenyum.
Wahh, masakanmu benar – benar enak chagi, aku suka.
( Namkormu ) : benarkah oppa, gomawo oppa
* tersenyum
Kalian pun makan siang bersama dengan
bahagia. Selesainya makan Sehun mengajakmu pergi ke kebun binatang bersama.
Sehun : chagi kita pergi ke kebun binatang
yuk?
( Namkormu ) : baiklah, tapi tunggu dulu
ya, aku akan siap – siap dulu, oppa juga siap – siap ne?
Sehun : baiklah, jika sudah selesai akan
oppa tunggu di depan ne?
( Namkormu ) : baiklah * tersenyum
Kamu dan Sehun pun bersiap – siap untuk
pergi ke kebun binatang. Selesai bersiap – siap kalian langsung menuju kebun
binatang menggunakan Taxi. Setibanya di kebun binatang kalian langsung melihat
– lihat binatang yang ada disana. Kamu pun sangat senang melihat binatang –
binatang yang ada.
( Namkormu ) : oppa, coba lihat burung itu
lucu sekali, aku ingin memilikinya. * tersenyum
Sehun : aishh, apa opa tidak lucu
menurutmu ? * cemberut
( Namkormu ) : tidak, menurutku oppa tidak
lucu, tapi...
Sehun : tapi apa ?
( Namkormu ) : tapi oppa tampan *
tersenyum
Sehun : benarkah itu chagi ?
( Namkormu ) : ia benar * tersenyum
Sehun : gomawo chagi, ayo kita membeli
gulali.
( Namkormu ) : ayo oppa * tersenyum
Kalian pun membeli gulali, dan gulali itu
kalian makan berdua, tidak kalian ketahui, ternyata di balik kegembiraan
kalian, ada yang mengawasi kalian dari jauh dengan tatapan iri.
Sehun : chagi, ayo kita pulang ?
( Namkormu ) : Ne oppa, tapi tunggu dulu,
aku ingin ke toilet !
Sehun : baiklah, oppa antar ya?
( Namkormu ) : baiklah, tapi jangan ikut
masuk ne?
Sehun : baiklah...
Kamu pun pergi ke toilet dan diantar oleh
Sehun, setelah selesai dari toilet kamu pun menemui Sehun yang sudah
menunggumu.
( Namkormu ) : oppa, aku sudah selesai,
ayo kita pulang?
Sehun : baiklah, ayo..
Kalian pun pulang dengan menggunakan Taxi,
setibanya di rumah, kamu langsung menyuruh Sehun untuk mandi.
( Namkormu ) : kau mandi duluan ya oppa,
aku akan membuat makan malam dulu!
Sehun : baiklah, masak yang enak ya chagi
* tersenyum
( Namkormu ) : baiklah, mandi dulu sana *
tersenyum
Sehun pun mandi sedangkan kamu menyiapkan
masakan untuk kalian berdua. Beberapa menit berlalu Sehun pun keluar dari kamar
mandi.
Sehun : emmm, bau enak apa ini?
( Namkormu ) : oppa, kau sudah selesai
mandi?
Sehun : ne, oppa sudah selesai. Wahh bau
masakanmu benar – benar enak chagi
( Namkormu ) : ahh, oppa bisa saja. Aku
mandi dulu ya * tersenyum
Sehun : ne, cepat ya, oppa sudah tidak
sabar untuk makan masakanmu * tersenyum
( Namkormu ) : ne...
Setelah itu kamu segera mandi supaya Sehun
tidak menunggumu lama. Kamu pun selesai mandi dan langsung menuju meja makan.
( Namkormu ) : ayo makan oppa, maaf sudah
lama menunggu
Sehun : tidak apa – apa kok. Ayo makan *
tersenyum
Kalian pun melanjutkan aktivitas kalian,
kalian makan dengan lahap dan gembira, selesai kalian makan kalian langsung
tidur, karena besok harus sekolah.
( Namkormu ) : oppa, ayo kita tidur,
supaya besok kita tidak terlambat bangun * tersenyum
Sehun : tidak bolehkah oppa tidur
bersamamu ? * memelas
( Namkormu ) : yakkk, oppa, kita kan belum
menikah, mana boleh melakukan itu
Sehun : maksud oppa, oppa ingin kita tidur
satu kamar, tapi bukan satu ranjang
( Namkormu ) : ohhh, aku kira kau ingin
satu ranjang denganku, hehehe, mianhae aku sudah salah paham * menggaruk –
garuk kepala
Sehun : aishh kau ini, bagaimana, boleh
atau tidak ?
( Namkormu ) : baiklah, tapi oppa jangan
melakukan hal yang aneh – aneh ya?
Sehun : baiklah, ayo kita tidur
Kalian pun menuju kamar dan segera untuk
tidur.
( Namkormu ) : oppa, ayo matikan lampunya,
kita kan mau tidur?
Sehun : aku tidak mau, aku takut gelap
chagi
( Namkormu ) : tapi oppa, aku tidak bisa
tidur kalau lampunya tidak di matikan * memelas
Sehun : baiklah, oppa akan mengalah
untukmu * mematikan lampu
( Namkormu ) : gomawo oppa * tersenyum
Kalian pun tidur dengan pulas, jam sudah
menunjukkan pukul 12 malam, kamu tiba – tiba terbangun karena mendengan suara
Sehun.
( Namkormu ) : oppa, kau kenapa, bangunlah
Sehun : andwae!!! * berteriak
( Namkormu ) : oppa, ada apa denganmu,
kenapa kau berteriak begitu?
Sehun : chagi, oppa mimpi buruk, oppa
memimpikanmu chagi * sambil mengatur nafas
( Namkormu ) : memangnya tentang apa oppa?
Sehun : di dalam mimpi oppa, kau diculik
oleh sekelompok penjahat, tapi...
( Namkormu ) : tapi apa oppa?
Sehun : tapi oppa tak berdaya untuk
melawan mereka * menangis
( Namkormu ) : sudahlah oppa itu kan cuma
mimpi, jadi kita berdoa semoga semua itu tidak akan terjadi, jangan menangis
oppa * tersenyum
Sehun : ne, chagi bisakah kau hidupkan
kembali lampunya?
( Namkormu ) : baiklah oppa, mianhae tadi
aku tidak mau, ayo kita tidur
Sehun : tidak apa – apa * tersenyum
Kalian pun kembali tidur, Sehun pun tidur
dengan nyenyak dengan lampu menyala. Jam pun sudah menunjukkan pukul 6 pagi,
kamu bergegas membangunkan Sehun untuk bergegas ke kamar mandi.
( Namkormu ) : oppa ayo bangun ini sudah
pagi
Sehun : emmm, ne, apa sekarang kita
sekolah ?
( Namkormu ) : ne, ayo cepat, aku akan
menyiapkan sarapan dulu
Sehun : ne * tersenyum
Sehunpun pergi kekamar mandi dan segera
berganti pakaian, sedangkan kamu membuat sarapan untuk kalian berdua.
Sehun : chagi, oppa sudah selesai,
cepatlah kau mandi !
( Namkormu ) : ne, oppa. Ayo kesini
sarapan dulu * teriakku
Sehun : ne * berjalan menuju meja makan
( Namkormu ) : oppa, kau sarapan lah duluan,
aku akan mandi dan bersiap-siap dulu
Sehun : tidak, oppa akan tunggu kamu, kita
akan sarapan bersama
( Namkormu ) ; baiklah kalau begitu, aku
akan mandi dulu ne ?
Sehun : Ne, cepat ya * tersenyum
Kamu pun mandi dan berganti pakaian untuk
pergi ke sekolah. Selesai berganti, kamu pergi ke meja makan.
( Namkormu ) : oppa, aku sudah selesai,
ayo kita makan * tersenyum
Sehun : Ne~ * tersenyum
Kalian pun sarapan dengan lahap dan tanpa
ada yang tersisa, selesai makan kalian langsung pergi kesekolah. Di perjalanan
menuju sekolah, tanpa kalian ketahui ternyata ada sepasang mata yang menatap
kalian iri.
Mian kalok jelek, gimana ??
Next ??

Tidak ada komentar:
Posting Komentar