Sabtu, 06 Desember 2014

FanFiction EXO The Same Blood In Love




“ THE SAME BLOOD IN LOVE “
Cast : Sehun and You
Other Cast : Luhan, Mamamu, and Mama Sehun
Author : Dwi Purnamandari
Length : Chapter
Genre : Romantis
Happy Reading ^_^
Chapter 5
Kalian pun sarapan dengan lahap dan tanpa ada yang tersisa, selesai makan kalian langsung pergi kesekolah. Di perjalanan menuju sekolah, tanpa kalian ketahui ternyata ada sepasang mata yang menatap kalian iri.
Sehun : chagi, ayo kita percepat langkah kita, nanti kita terlambat lagi
( Namkormu ) : baiklah oppa * tersenyum
Kalian mempercepat langkah kalian, dan orang yang menatap kalian itu masih terus melihat kalian dari kejauhan. Setibanya di sekolah, kalian bertemu dengan songsaengnim.
Sogsaengnim : wahh kalian, ternyata kalian tidak terlambat lagi * tersenyum
Sehun : Ne, kami kan sudah bangun pagi – pagi sekali supaya tidak dimarahi oleh guru... * merintih kesakitan
Songsaengnim : dimarahi oleh guru apa ? * melotot
( Namkormu ) : * menginjak kaki Sehun. Ahh,tidak kok, Sehun hanya ingin mengatakan supaya dia bisa melihat lebih awal  guru yang cantik seperti songsaengnim, bukan begitu kan Sehun? * terenyum sambil melihat ke Sehun
Sehun : Ne, itu benar, makanya kami buru – buru kesekolah * tersenyum
Songsaengnim : ohhh, terima kasih sudah mengatakan ibu cantik * tersipu
( Namkormu ) & Sehun : iya, sama – sama bu * tersenyum
Sehun : baiklah, kami pergi ke kelas dulu * tersenyum
Kalian pun berjalan menuju kelas, di perjalanan Sehun memarahimu.
Sehun : chagi, kenapa kau menginjak kakiku, sakit tau ?! * kesal
( Namkormu ) : hehehe, mianhae oppa, itu semua aku lakukan demi kebaikan kita, supaya guru galak itu tidak menghukum kita
Sehun : aishh, tapi jangan keras – keras juga dong
( Namkormu ) : mianhae, baiklah, untuk permintaan maafku aku akan mentraktirmu di rumah makan dekat sekolah * tersenyum
Sehun : jinja ? gomawo chagi * tersenyum
Setibanya kalian di kelas, kalian langsung duduk di bangku masing – masing, dan beberapa menit kemudian, ternyata songsaengnim membawa seorang murid baru lagi.
Songsaengnim : perhatian anak – anak, kalian ada teman baru lagi. Nak, ayo perkenalkan namamu
Luhan : annyeong ~, naenun Luhan imnida, aku berasal dari Cina, senang bisa berkenalan dengan kalian * tersenyum
Songsaengnim : baiklah Luhan, kau bisa duduk di bangku yang kosong
Luhan : Ne ~
Luhan pun duduk di bangku yang kosong, tepat di belakangmu. Sehun melihat Luhan dengan tatapan aneh, karena sedari tadi mata Luhan terus menatap ke arahmu.
Sehun : chagi, jangan dekat – dekat dengan namja itu ya !
( Namkormu ) : namja yang mana ?
Sehun : namja baru itu, apa kau tidak melihatnya?
( Namkormu ) : apa ada murid baru lagi, dimana dia duduk ?
Sehun : chagi, dia baru memperkenalkan dirinya, dan sekarang dia duduk di belakangmu
( Namkormu ) : hehehe, mianhae oppa, aku sedari tadi tidak memperhatikannya * tersenyum
Sehun : syukurlah kau tidak memperhatikannya * tersenyum
Bel istirahat berbunyi kamu mengajak Sehun untuk pergi ke kantin untuk mengisi bahan bakar, karna hari ini kalian harus berada di sekolah sampai pukul 8 malam.
( Namkormu ) : oppa, ayo kita ke kantin ?
Sehun : baiklah, tapi kau yang traktir ya ?
( Namkormu ) : giliran aku yang bayar, kau langsung mau, coba giliran aku yang minta di bayari pasti kau tidak mau, dasar pelit * cemberut.  Oh ya , berarti aku tidak perlu mentraktirmu di rumah makan dekat sekolah * tertawa
Sehun : lain kali pasti oppa akan mentraktirmu, iya, baiklah, kau tidak perlu mentraktir oppa di sana * mencubit pipimu
( Namkormu ) : benar ? janji ya, tapi jangan di kantin, kau harus mengajakku ke restoran yang mahal ne?
Sehun : oppa tidak mau kalau harus ke restoran, oppa maunya hanya di kantin saja
( Namkormu ) : yasudah, aku tadi hanya bercanda kok * tersenyum
Sehun : ahhh, oppa juga hanya bercanda, ayo kita ke kantin
( Namkormu ) : Ne~
Setibanya di kantin kamu langsung menyuruh Sehun mencari tempat duduk yang kosong, dan kamu langsung memesan makanan.
( Namkormu ) : bagaimana oppa, apa ada tempat kosong ?
Sehun : tidak, tapi bagaimana kalau kita duduk di sebelak Luhan ?
( Namkormu ) : ya sudah, aku akan mengambil pesanannya dulu, kau duduk lah duluan !
Sehun : baiklah chagi * tersenyum
Kamu langsung mengambil pesanan yang tadinya sudah kamu pesan, dan kamu langsung menuju tempat Sehun berada. Rupanya Sehun belum duduk dan masih menunggumu
( Namkormu ) : permisi, bolehkah kami duduk disini bersamamu ? * tersenyum
Luhan : boleh, duduklah * tersenyum
Sehun & ( Namkormu ) : gomawo * tersenyum
Kalian makan bersama Luhan dan kamu pun terus bertanya mengenai asal usul Luhan.
( Namkormu ) : apa kamu anak baru ? * melihat ke arah Luhan
Luhan : Ne~
Sehun : kan aku tadi sudah bilang chagi, di anak baru di kelas kita
( Namkormu ) : hehehe, mianhae oppa aku lupa * tersenyum
Sehun : dasar kau ini, apa kau sudah menjadi nenek – nenek ?
( Namkormu ) : hehehe, mianhae oppa ku sayang * mencubit pipi Sehun gemas
Luhan : apa kalian berpacaran ? kalian benar – benar serasi * tersenyum miring
Sehun : Ne~, kami memang berpacaran. Oh ya kenalkan namaku Sehun, Oh Sehun * tersenyum
( Namkormu ) : oh ya, aku ( Namkormu ), salam kenal * tersenyum
Luhan : aku Xi Luhan, kalian bisa memanggilku Luhan * tersenyum
( Namkormu ) : wahh, apa kau berasal dari Cina ?
Luhan : iya, aku memang dari China
Sehun : tapi kau sudah bisa berbahasa Korea dengan lancar ?
Luhan : aku sudah tinggal beberapa bulan di sini dengan keluargaku
Sehun : bisakah kita menjadi teman dekat ?
Luhan : tentu * tersenyum
( Namkormu ) : aishh oppa, tadi di kelas kau menyuruhku untuk tidak terlalu dekat dengan namja ini * berbisik ke Sehun
Sehun : entah kenapa aku seperti ingin akrab dengannya * berbisik
Sehun : baiklah, ayo kita pergi ke kelas
Kalian pun pergi ke kelas bersama, kamu, Sehun dan Luhan berjalan bersama layaknya sahabat yang tak dapat terpisahkan, setibanya di kelas, kalian menuju bangku kalian dan berbicara bersama. Songsaengnim pun datang.
Sehun : dia datang, pasti dia ingin memberikan tugas yang banyak lagi, dasar, guru gila * mengeluh
( Namkormu ) : aishh oppa, jangan keras – keras nanti dia mendengarnya
Luhan : oh ya, apa aku boleh bertanya sesuatu ?
Sehun : boleh, bertanya tentang apa?
Luhan : apa ini guru galak yang dikatakan siswa lain ?
Sehun : * menutup mulut Luhan. Shutt, jangan keras keras, nanti dia dengar. Iya di memang guru yang galak dan kerjaannya hanya memberi tugas saja
( Namkormu ) : aisshh oppa, tadi kau yang ngomong keras, sekarang kau yang menyuruh Luhan diam.
Sehun : Hehehe, mianhae chagi
Songsaengnim : anak – anak, ibu ada tugas untuk kalian. Tolong buat kelompok, 1 kelompok itu berisi 3 orang, ibu akan berikan tugas untuk masing – masing kelompok dan harus disetor besok !!
Semua siswa pun kaget mendengar bahwa semuat tugas itu harus dikumpulkan besok, tak terkecuali kamu Sehun dan Luhan.
( Namkormu ) : Apa ? besok, bagaimana ini ?
Sehun : kita buat kelompok saja dulu, Luhan apa kau mau bergabung ke kelompok kita ? * melihat ke arah Luhan
Luhan : bolehkan ?
Sehun : Ne~
Luhan : gomawo * tersenyum
Sehun : baiklah, sepulang sekolah kita langsung membuat tugasnya di rumah kami * jelas Sehun
( Namkormu ) & Luhan : Ne~
Jam pun sudah menunjukkan pukul 8 malam, kalian bertiga bergegas keluar dari sekolah dan langsung menuju rumahmu.
Sehun : baiklah, ayo kita segera kerjakan tugas aneh ini
( Namkormu ) : baiklah * tertawa
Luhan : ternyata kau sangat baik Sehun, kau sangat berbeda dengan keluargamu yang sudah menyakiti keluargaku, aku bingung harus melakukan apa? * dalam hati
Sehun : Luhan, ada apa kenapa kau melamun, oh ya aku harus memanggilmu apa, berapa umurmu ? sepertinya kau lebih tua dariku
Luhan : jika kau mau kau bisa memanggilku hyung * tersenyum
Sehun : benarkah, baiklah hyung * tersenyum. Chagi, kau juga harus memanggilnya hyung * tersenyum
( Namkormu ) : baiklah oppa * tersenyum
Kalian pun tertawa bersama dan rasa dendam yang dimiliki Luhan terasa tidak ada lagi sekarang.
( Namkormu ) : baiklah, ayo kita buat lagi tugasnya * tersenyum
Sehun & Luhan : Ne~
Kalian pun mengerjakan tugas dengan gembira, sampai kalian lupa untuk melakukan kegiatan yang lain.
Sehun : hyung, kau menginap saja di sini, berhubung sudah malam, aku takut terjadi sesuatu
( Namkormu ) : aku jadi iri, siapa sih sebenarnya pacarmu oppa?
Luhan : hehehe, gomawo Sehun, ( Namkormu )-ya, maaf sudah membuatmu cemburu * tersenyum
( Namkormu ) : ahh, tidak kok, aku hanya bercanda * tersenyum
Sehun : tentu saja kau chagi, kau kan pacarku yang sangat aku cintai * mengelus pucuk rambutmu
Kalian pun akhirnya selesai mengerjakan tugas yang diberikan oleh songsaengnim.
( Namkormu ) : oppa, aku mengantuk, ayo kita tidur ?
Sehun : baiklah, hyung kau tidur denganku ya ?
Luhan : gomawo Sehun, baiklah hyung akan tidur bersamamu * tersenyum
Kalian pun menuju kamar kalian masing – masing.
Sehun : hyung ayo tidur, lampunya jangan di matikan ne?
Luhan : baiklah, hyung  juga tidak suka gelap * tersenyum

Gimana ??
Next ??



Tidak ada komentar:

Posting Komentar