“ THE SAME BLOOD IN LOVE “
Cast :
Sehun and You
Other
Cast : Mamamu and Mama Sehun
Author :
Dwi Purnamandari
Length :
Chapter
Genre : Romantis
Happy Reading ^_^
Chapter 3
Mama Sehun : dia kan anak teman mama...
Sehun : Ne??
Mama Sehun : ia, benar kah kau anaknya Min Gi, anak temannya
mama? *melihat ke arahmu
(
Namkormu ) : Ne, ma, bagaimana mama bisa tau? *bertanya-tanya
Mama
Sehun : mama bisa tau karena mama melihat foto yang diberikan oleh mamamu,
sewaktu dia ingin menjodohkanmu dengan Sehun *tersenyum
(
Namkormu ) : Ne?? Menjodohkanku?? Tapi mama tidak pernah bilang apa-apa padaku
*tak percaya
Sehun :
jadi ( Namkormu ) yang akan dijodohkan dengan ku selama ini?
Mama
Sehun : Ne, mama dan mamanya ( Namkormu ) memang sudah lama berniat
menjodohkanmu, tapi kamu keburu kabur dari rumah, jadi mama mengurungkan niat
mama untuk menjodohkanmu *tersenyum
(
Namkormu ) : tapi aku tidak bernah diberi tahu oleh mama, kalau aku akan
dijodohkan! *bingung
Mama
Sehun : mama memang sengaja untuk menyuruh mamamu tidak mengatakannya terlebih
dahulu, sehingga kamu belum tau apa-apa
Sehun :
apa mama selama ini juga sudah tau kalau aku berada di rumah ( Namkormu ), dan
aku mengalami kecelakaan?
Mama
Sehun : Ne, mama memang sudah tau dari awal, karena mamanya ( Namkormu ) yang
menelfon mama, dan menyuruhnya untuk merawatmu disana *tersenyum
Sehun :
yasudah ma, kalau begitu aku mau dijodohkan dengan ( Namkormu ) *tersenyum
Mama
Sehun : bagaimana denganmu ( Namkormu )-ya?
Kamu
pun berfikir untuk bisa menjawab pertanyaan dari mama Sehun, setelah beberapa
detik kamu membulatkan tekadmu, dan mengiyakannya
Mama
Sehun : bagaimana ( Namkormu )-ya, apa kamu mau?
(
Namkormu ) : Ne, iya aku mau ma *yakin
Mama
Sehun : baiklah, mama dan mamamu akan merencanakan pertunangan kalian
*tersenyum
Sehun :
Ne??, pertunangan, bukankah ini terlalu cepat ma, aku belum sempat berpacara
lama dengan ( Namkormu )?
(
Namkormu ) : iya ma, bukannya aku tidak suka, kita kan masih sekolah ma, jadi
bisakah semua itu di tunda dulu, ya sampai menunggu mamaku pulang dari luar
kota?
Mama
Sehun : begitukah menurut kalian? Jika memang begitu, mama setuju saja
*tersenyum
Sehun
& ( Namkormu ) : gomawo mama * tersenyum
Mama
Sehun : yasudah, berhubung kalian disini, ayo kita makan dulu
Sehun :
baiklah ma, ayo chagi kita ke ruang makan?
(
Namkormu ) : Ne.. *tersenyum
Kalian
pun makan bersama dengan tawa terselip di sela-sela makan kalian, dan setelah
kalian selesai makan, Sehun dan kamu pamit untuk pulang.
Sehun
:ma, aku pamit pulang ke rumahnya ( Namkormu ) ya?
Mama
Sehun : kenapa kamu tidak tinggal di sini saja?
Sehun :
tidak ah ma, aku ingin bersama ( Namkormu ) saja * tersenyum
Mama
Sehun : ahhh, baiklah, mama mengerti chagi *tersenyum
Sehun :
Gomawo ya ma, yasudah aku pamit dulu * tersenyum
(
Namkormu ) : aku juga ma, aku pamit dulu *tersenyum
Mama
Sehun : ( Namkormu )-ya, tolong jaga Sehun baik-baik ne, jangan sampai dia
dekat dengan gadis lain * tertawa geli
(
Namkormu ) : oke ma, akan aku jaga di baik-baik * tertawa
Sehun :
kalian berdua ini, ada-ada saja, ayo chagi kita pulang?
(
Namkormu ) : Ne...
Kalian
pun meninggalkan rumah Sehun, kalian begitu bahagia hari ini, ternyata yang
dijodohkan Mama Sehun adalah kamu dengan Sehun, begitu terkejut sekaligus
bahagianya kalian. Kalian menuju rumah dengan Taxi, setibanya di rumahmu, Sehun
langsung memelukmu.
Sehun :
gomawo chagi *tersenyum sambil memelukmu
(
Namkormu ) : terima kasih untuk apa oppa?
Sehun :
terima kasih karena kamu sudah muncul dan menjadi orang yang istimewa di
kehidupan oppa * tersenyum
Sehun
pun melepaskan pelukannya dan...
CHU~
Sehun menciummu, dan kamu hanya bisa terkejut, ya karena kamu belum terbiasa
dengan itu.
Sehun :
gomawo chagi, oppa benar benar berterima kasih * tersenyum dan berlari ke kamar
(
Namkormu ) : ehh, oppa, jangan lari *mengejar Sehun
Setelah
kamu mengejar Sehun yang tidak bisa kamu dapat, kamu pun pergi ke kamar untuk
berganti pakaian.
Sehun :
*membuka pintu kamarmu. Chagi ayo kita menonton TV?
(
Namkormu ) : yakkk, oppa, keluar, aku masih berganti, tutup matamu * berteriak
Sehun :
heheeh, mianhae chagi, aku tidak sengaja * menutup mata sambil tertawa
(
Namkormu ) : yakkk, cepat keluar *berteriak
Sehun :
araseo, tapi setelah itu kita menonton TV ya ? *menutup mata
(
Namkormu ) : ara, araseo!!
Sehunpun
keluar dari kamarmu sambit tersenyum-senyum sendiri, dan menuju ke ruang tamu
untuk menonton TV. Setelah 5 menit Sehun menunggu, kamupun keluar dari kamar.
Sehun :
kenapa kau lama sekali, padahal kan cuma berganti saja? *menengok ke arahmu. Waa,
walaupun kau belum mandi tapi kenapa kau begitu cantik chagi?
(
Namkormu ) : aishh, oppa, jangan berlebihan begitu, aku malu tau *marah
Sehun :
kenapa, apa aku salah, kau benar-benar cantik chagi *tertawa
(
Namkormu ) : yasudah, ayo kita menonton TV, kau mau nonton apa oppa?
Sehun :
aku mau nonton yang horror saja
(
Namkormu ) : aku tidak suka menonton film horror, bagaimana kalau film romantis
saja?
Sehun :
aku tidak mau, aku tidak suka, ayolah kita menonton film horror saja?
(
Namkormu ) : yasudahlah...
Kamu
dan Sehun pun menonton film horror yang judulnya “The Conjuring” , dan kamu
selalu berteriak, karena hantu itu sangatlah menyeramkan bagimu. Ketika kamu
melihat Sehun, dia hanya diam melihat film itu, dan tanpa reaksi sedikitpun.
(
Namkormu ) : yakk, oppa kenapa kau tidak berteriak sedikitpun?
Sehun :
entahlah, menurut oppa film ini tidak seram, ini biasa biasa saja *nyengir
(
Namkormu ) : mwo?? Biasa-biasa saja merurut oppa? Apa oppa sakit atau
semacamnya?
Sehun :
iya, biasa saja, oppa sehat kok chagi *tersenyum
( Namkormu
) : yasudah, kalau begitu aku akan mengambil makanan dulu ke dapur
Sehun :
emm, baiklah
Kamupun
pergi ke dapur dan saat ingin kembali ke ruang tamu kamu kaget akan teriakan
sehun yang sangat kencang.
Sehun :
kyaaaaa, ada kecoa, ada kecoa di sebelak meja, chagi tolong aku dia ingin
membunuhku, tolong chagi!! * berteriak histeris
(
Namkormu ) : *tertawa. Kyaa oppa, dengan hantu saja kau tidak takut, tapi
kenapa kecoa bisa membuatmu teriak histeris seperti ini huh?
Sehun :
kenapa kau tertawa chagi, aku tidak bercanda, cepat singkirkan kecoa itu dari
ruangan ini, ppali!!! *berteriak kencang
(
Namkormu ) : ne, ara, ara. Akan aku singkirkan hewan yang berani membuat oppa
ku berteriak histeris * tertawa geli
Sehun :
ppali chagi, aku sudah tidak kuat lagi!
Kamupun
menyingkirkan hewan yang paling ditakuti oleh Sehun itu, dan kembali ke ruang
tamu untuk menemani Sehun.
(
Namkormu ) : oppa, aku sudah membunuhnya *tertawa
Sehun :
gomawo chagi, oppa nyaris mati * mengusap-usap dadanya
(
Namkormu ) : dasar kau, kecoa saja takut, bagaimana jika ada penjahat yang
ingin menculikku, apa kau juga akan seperti ini oppa?
Sehun :
tentu saja tidak chagi, oppa akan melawan penjahat itu sekuat tenaga
(
Namkormu ) : benarkah, benarkan oppa akan melakukan itu?
Sehun :
iya benar * yakin
(
Namkormu ) : baiklah, ingat ya pegang janjimu * tersenyum
Sehun :
oke chagi, akan aku pegang selalu janjiku * tersenyum
Kamu
dan Sehun pun menyudahi acara menonton TV, dan menuju dapur untuk memasak.
Sehun :
chagi, sekarang kita akan masak apa ?
(
Namkormu ) : mungkin soup kimchi, karena sudah tidak ada bahan lain lagi di
kulkas
Sehun :
baiklah, bagaimana jika selesai makan kita pergi ke supermarket?
(
Namkormu ) : baiklah, ayo kita selesaikan ini dulu
Sehun :
oke...
Kalian
pun masak soup kimchi, dan setelah selesai memasak kalian makan bersama, dan
akan pergi ke supermarket untuk membeli bahan-bahan untuk di dapur.
Sehun :
kau sudah selesai chagi, ayo sekarang kita siap-siap untuk ke super market
(
Namkormu ) : ne oppa * tersenyum
Kalian
pun bersiap-siap dan pergi kesuper market berdua. Di perjalanan menuju
supermarket kalian selalu bergandengan tangan. Setibanya di supermarket kalian
langsung membeli bahan-bahan yang diperlukan.
(
Namkormu ) : oppa, kau ingin membeli apa saja?
Sehun :
terserahmu saja lah, yang pasti harus ada daging *tertawa
(
Namkormu ) : aishh, oppa kenapa kau suka dengan yang mahal-mahal?
Sehun :
karena, supaya ada tenaga, jika
sewaktu-waktu ada yang jahat denganmu, maka oppa siap untuk menghajarnya *
tersenyum
(
Namkormu ) : aishh, oppa kau bisa saja *tersenyum
Kalian
pun selesai mengambil bahan-bahan dan menuju kasir untuk membayarnya. Setelah
selesai kalian kembali menuju rumah dengan berjalan kaki. Walaupun udara sangat
dingin kalian lebih memilih untuk berjalan kaki bersama.
Sehun :
kenapa tiba-tiba udaranya menjadi dingin begini?
(
Namkormu ) : wajarlah oppa, sekarang kan musim hujan, tapi kita tidak membawa
payung, bagaimana ini ?
Sehun :
yasudah, ayo kita percepat langkah kita, supaya nanti kita tida kehujanan.
Tiba-tiba
langit pun mulai mendung dan hujan pun turun dengan derasnya.
(
Namkormu ) : oppa, bagaimana ini, sekarang sudah hujan oppa?
Sehun :
kita lanjutkan saja, juga rumah kita sudah tinggal beberapa meter saja *berlari
(
Namkormu ) : yasudahlah, tapi nanti kan basah oppa?
Sehun :
nanti sesampainya dirumah kita langsung mandi ne?
(
Namkormu ) : oke oppa *berlari
Sehun
dan kamu pun saling bergandengan tangan dan berlari menembus derasnya hujan.
Setibanya di rumah, kamu mengambilkan handuk untuk Sehun supaya dia tidak
sakit.
(
Namkormu ) : oppa ini handuk untukmu, cepat keringkan kepala dan badanmu!
Sehun :
gomawo chagi, kau juga cepat mandi sana! *tersenyum
(
Namkormu ) : oke oppa *tersenyum
Kamupun
mandi agar nantinya kamu tidak sakit akibat hujan tadi, selesai kamu mandi kamu
langsung memanggil Sehun agar cepat mandi.
(
Namkormu ) : oppa, ayo cepat mandi *teriakku
Sehun :
ne chagi, sekarang oppa mandi *lemas
(
Namkormu ) : * mendatangi Sehun. Oppa kau baik-baik saja kan?
Sehun :
ne, oppa baik-baik saja kok, jangan khawatir, oppa kan kuat *tersenyum
(
Namkormu ) : baiklah, cepat mandi, setelah mandi kita makan malam ne?
Sehun :
baiklah, oppa mandi dulu ne
Kamupun
pergi ke dapur untuk memasak makan malam, sedangkan Sehun pergi untuk mandi.
Tiba-tiba kamu mendengar suara seperti ada yang jatuh. Kamu mendekat ke sumber
suara, dan tidak kamu sangka ternyata Sehun pingsan dan suhu badannya sangat
panas.
Gimana
chingu?
Next ??

Tidak ada komentar:
Posting Komentar