LAPORAN FISIKA
ALAT OPTIK
OLEH KELOMPOK X MIA 6
-
Dewa Ayu Putu
Utari Praba 01
-
I Gede Leo Bahari 04
-
I Komang Suarya 09
-
I Putu Ari
Kristiawan 10
-
Jessy Chandrawati 12
-
Ni Made Dwi
Purnamandari 19
SMAN 2 Semarapura
Tahun Ajaran 2014/2015
TUGAS PROJECT FISIKA
Dalamrangkamenumbuhkankreativitassiswadalampembelajaranfisika,
makapada Alat Optik, siswadimintauntukmembuat project berupaalatpraktikum/peragafisika
yang terdiridari :
-
Gagang
kaca mata
-
Kertas
Mika warna merah dan biru
-
Gunting
-
Lem
-
Isolasi
-
Double
tape
Adapunketentuan project sebagaiberikut
1)
Siswaditugaskansecaraberkelompok
yang terdiridari 4 – 6 orang siswa yang namaanggotakelompokditentukanoleh guru
denganmemperhatikanheterogenkelompok (jeniskelamin, kemampuandan lain
sebagainya).
2)
Siswawajibmenyetor project
dalam bentuk:
Soft Copy :
-
Foto-fotokegiatan
(alatdanbahan, anggotatim, proses pembuatandan proses ujicobaalat)
-
Video yang
merekamtentangidentitaskelompok, anggotatim, alatdanbahan, proses pembuatandan
proses ujicobaalat). Video bias dieditdengan program movie maker maupunulead
studio. Video yang dikumpulkansudahdalambentukmentahmaupun yang sudahdiconvert
-
Softcopy laporan project (lihat
format)
-
Media Presentasikelompok
(powerpointatau lain sebagainyaberisi video, fotokegiatan)
Soft Copy
dijadikandalamsatu CD/DVD dengan folder masing-masing data diatasdanpada CD
diberikanidentitasnamakelompok
Hard Copy :
-
Project alat
-
Laporanproject
3)
Siswadiberikanwaktuselama 1 semesterdansemuatugas
project wajibdikumpulkan paling lambatpadatanggal15 MEI 2014 Pukul : 12.00 Wita di Ruang Guru. Kelompok yang
terlambatakandikenakanpemotongannilai.
4)
Hal-hal yang
kurangjelasdapatditanyakankepada Guru Fisika.
TUGAS PROJECTFISIKA KACA MATA 3D
1.
Nama Proyek
Kaca Mata 3D: Alat untuk
menyatukan 2 warna yang berbeda menjadi satu dalam film 3D.
2.
Ringkasan Isi Proyek
Proyek ini bertujuan agar siswa dapat membuat salah satu penerapan alat
optiksederhana dalam hal ini, kami
membuat kaca mata 3D. Selain
itu, siswa dapat langsung menggunakan alat yang telah dibuat untuk menonton film 3D.
Proyek ini dikerjakan secara berkelompok yang
terdiri dari 4-6 orang siswa.
Pengerjaan proyek ini memerlukan waktu selama 4 minggu. Proyek ini terbagi ke
dalam empat tahapan, yaitu 1) minggu pertama untuk tahap persiapan, 2) minggu
kedua untuk pembuatan alat, dan 3) minggu ketiga untuk praktikum, dan 4) minggu
keempat untuk pembuatan laporan proyek. Tahap persiapan kami lakukan di
sekolah diluar jam pelajaran, sehingga semua anggota
kelompok datang ke sekolah setelah jam pelajaran lalu kami mempersiapkan bahan
untuk membuat kaca mata 3D bersama-sama. Pada tahap kedua dilakukan pembuatan kaca mata 3D yang kami juga lakukan disekolah. Seluruh anggota kelompok membawa barang-barang yang telah disiapakan
lalu kami kerjakan disekolah.Tahap ketiga dilanjutkan dengan melakukan praktikum, didalam praktikum kami juga memcoba apakah
kaca mata 3D yang telah kami lakukan dapat bekerja dengan baik atau tidak. Tahap keempat adalah tahap pembuatan
laporan proyek sesuai dengan alokasi waktu yang ditentukan.
Kacamata ini membuat gambar pada film bioskop dan televisi seperti
adegan 3 dimensi yang terjadi tepat di depan anda. Dengan objek bergerak keluar
masuk layar dan seolah menuju ke arah anda, dan tokoh jahat yang bergerak
keluar untuk menangkap dan meraih tangan anda.
Kacamata
3D membuat anda merasa bagian dari adegan film, tidak hanya seseorang yang
duduk disana menonton adegan tersebut. Mengingat alat ini mempunyai nilai
entertainment yang tinggi, anda akan terkejut betapa sederhananya sebetulnya
kacamata 3D ini.
Dalam menonton film 3D, alasan kenapa
anda memakai kacamata 3D adalah untuk memberikan gambar yang berbeda pada mata.
Layar sesungguhnya menampilkan dua gambar, dan kacamata menyebabkan satu gambar masuk ke
satu mata dan gambar lainnya masuk ke mata yang satunya. Terdapat dua sistem umum yang
digunakan.
1. Kacamata Merah-Hijau
2. Kacamata Merah-Biru
Sistem ini menggunakan kacamata berbeda warna.
Merah/hijau atau yang lebih umum merah/biru. Pada film 3D, proyektor akan
menampilkan dua jenis gambar sekaligus.
Selama kami mengerjakan proyek ini, maka secara langsung kami telah membuat alat praktiku sederhana, yaitu kaca mata 3D. Pembuatan dancara kerja alat ini cukup sederhana sehingga mudah dan tidak berbahaya.
Biaya total yang dikeluarkan untuk masing-masing
kelompok adalahRp.40.000,00 sesuai dengan rincian alat dan bahan yang
diperlukan selama pengerjaan proyek ini. Kaca mata 3D yang dibuat
dapat dijadikan sebagai salah satu contoh
dari penerapan alat optik
yang dibuat oleh siswa sendiri.
3.
Alokasi Waktu Penyelesaian
Pengerjaan proyek ini memerlukan waktu selama
4 minggu, yaitu 1) minggu pertama untuk tahap persiapan, 2) minggu kedua untuk
pembuatan alat, 3) minggu ketiga untuk praktikum, dan 4) minggu keempat untuk
pembuatan laporan proyek.Proyek ini dikerjakan secara berkelompok yang terdiri
dari 5 orang siswa.
4.
Alat dan Bahan
Adapun alat dan bahan yang digunakan untuk
membuat alat optik kacamata 3D adalah sebagai berikut.
- Alat
Ø Penggaris 1
buah
Ø Kater 1
buah
Ø Double tape 1 buah
Ø Isolasi 1
buah
Ø Lem 1
botol
- Bahan
Ø Kertas Mika
Ø Gagang Kaca Mata
5.
Tempat Pelaksanaan
Proyek ini dikerjakan di sekolah (di dalam
kelas) yang terbagi ke dalam empat tahapan, yaitu tahap persiapan, tahap
pembuatan alat, tahap percobaan, dan tahap pembuatan laporan proyek sesuai
dengan alokasi waktu yang ditentukan, kecuali tahap persiapan dilakukan dirumah
masing-masing kelompok.
6.
Biaya
Rincian pembiayaan pembuatan proyek ini
dapat dibedakan menjadi rincian biaya alat dan bahan yang dibeli oleh kelompok
kami. Rincian hargaalatdanbahan
yang kami beliakandisajikandalam table berikut.
Tabel.PembelianAlat dan
Bahan
|
No
|
Nama alat/bahan
|
Harga
|
|
1
|
Gagangkacamata
|
Rp. 15.000,00
|
|
2
|
Double
tape
|
Rp. 4.000,00
|
|
3
|
Penggaris
|
Rp. 2.500,00
|
|
4
|
Lem/perekat
|
Rp. 5.000,00
|
|
5
|
Isolasi
|
Rp.
2.500,00
|
|
6
|
Kertasmikawarnamerahdanbiru (4 lembar)
|
Rp.
6.000,00
|
|
Total pengeluaran
|
Rp. 40.000,00
|
Padakelompok kami yang terdiridari 5 orang
siswadengan total pengeluarankelompoksebesarRp. 40.000,00 makajumlah total
pengeluarandibagidenganjumlahkelompoksehingga, diperolehhasilsebesarRp.
8000,00. UangsebesarRp. 8000,00akandikumpulkanolehsetiapanggotakelompok yang
akanmenjadipemasukan.
1.
Langkah Kerja
a.
Pembuatan Alat Optik Kaca Mata 3D
1. Menyiapkan alat dan bahan seperti yang
telah ditentukan.
2. Menggunting kertas mika sesuai dengan
ukuran 7x6 cm.
3.
Menyatukan
kertas mika merah yang berjumlah 6 dan kertas mika biru yang berjumlah 2.
4.
Memasangkan
kertas mika tersebut ke gagang kaca mata yang sudah disediakan dengan lem atau
jenis perekat lainnya.
5.
Jika
sudah terpasang bersihkan sisa-sisa perekat yang melakat pada kaca mata agar
terlihat lebih rapi.
6. Kaca mata 3D sudah terselesaikan.
2.
Analisis Pengembangan Sikap Ilmiah dan
Pendidikan Karakter bangsa
Sikap adalah suatu kesiapan yang
senantiasa cenderung untuk berprilaku atau bereaksi dengan cara tertentu bilamana
dihadapkan dengan suatu masalah atau obyek (Bahrul, 2010). Sikap ilmiah
merupakan sikap yang harus ada pada diri seorang ilmuwan atau akademisi ketika
menghadapi persoalan-persoalan ilmiah (Brotowijoyo dalam Bahrul, 2010).
Adapun analisis sikap ilmiah selama siswa melakukan
proyek ini adalah sebagai berikut.
- Sikap
ingin tahu: pemberian proyek ini akan menggugah rasa ingin tahu siswa
mengenai desain kaca mata 3D dan bagaimana cara kerja alat
tersebut dalam menonton film
3D.
- Sikap
menghargai pendapat orang lain: tentunya selama melakukan proyek secara
berkelompok, maka akan selalu ada adu pendapat antara individu.
- Sikap
tekun dan kritis: seorang siswa tentunya rajin dan tekun serta kritis
menghadapi permasalahan yang dikaji dalam proyek tersebut. Siswa ulet
untuk membuat alat tersebut dan melakukan praktikum.
- Sikap
objektif: selama melakukan percobaan, apapun hasil yang diperoleh itulah
yang dilaporkan siswa sehingga dapat menumbuhkan sikap objektivitas siswa.
- Sikap
skeptis: meskipun hasil yang diperoleh sesuai harapan atau kajian
teoritis, tentunya akan muncul rasa kurang percaya terhadap hasil yang
diperoleh sehingga muncul keinginan untuk mengulang kembali percobaan
tersebut.
REFERENSI
Hartanto S.pd,
Hendri. 2012. Menguasai fisika SMA. Yogyakarta: Kawah Media
Pakarindo, Viva.
Fisika SMA/MA kelas X semester 2. Kreatif