BAB
I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang
Pada saat musim
seperti sekarang tepatnya musim hujan, penyakit akan mudah masuk
ketubuh
manusia yang diakibatkan oleh lingkungan yang kurang sehat dan bisa jadi tidak
layak dihuni seperti yang kita lihat belakangan ini.
Penyakit akan mudah menyerang manusia
apabila system imun atau daya tahan tubuh menurun. Penyebab kita sakit adalah
karena kondisi lingkungan yang kurang sehat, seperti banyak sampah yang
menumpuk yang menjadi sumber penyakit misalnya, demam berdarah, diare, flu dan masih banyak lagi.
Penyakit Demam berdarah (DB) adalah
penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue, yang masuk ke peredaran
darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, misalnya Aedes aegypti
atau Aedes albopictus.Terdapat empat jenis virus dengue berbeda, namun berelasi
dekat, yang dapat menyebabkan demam berdarah.Virus dengue merupakan virus dari
genus Flavivirus, famili Flaviviridae.Penyakit demam berdarah ditemukan di
daerah tropis dan subtropis di berbagai belahan dunia, terutama di musim hujan
yang lembap.Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan setiap tahunnya
terdapat 50-100 juta kasus infeksi virus dengue di seluruh dunia.
Sedangkan Diare (atau dalam bahasa
kasar disebut menceret) (BM = diarea; Inggris = diarrhea) adalah sebuah
penyakit di mana tinja atau feses berubah menjadi lembek atau cair yang
biasanya terjadi paling sedikit tiga kali dalam 24 jam . Di negara berkembang,
diare adalah penyebab kematian paling umum kematian balita, dan juga membunuh
lebih dari 2,6 juta orang setiap tahunnya.
Penyebab Sebuah mikrograf elektron
dari rotavirus, penyebab hampir 40% dari diare pada anak di bawah umur 5 tahun.Kondisi
ini dapat merupakan gejala dari luka, penyakit, alergi (fructose, lactose),
kelebihan vitamin C, dan mengonsumsi Buah-buahan tertentu.Biasanya disertai
sakit perut dan seringkali mual dan muntah. Ada beberapa kondisi lain yang
melibatkan tapi tidak semua gejala diare, dan definisi resmi medis dari diare
adalah defekasi yang melebihi 200 gram per hari. Memakan makanan yang asam,
pedas, atau bersantan sekaligus secara berlebihan dapat menyebabkan diare juga
karena membuat usus kaget.Hal ini terjadi ketika cairan yang tidak mencukupi
diserap oleh usus besar. Sebagai bagian dari proses digestasi, atau karena
masukan cairan, makanan tercampur dengan sejumlah besar air. Oleh karena itu
makanan yang dicerna terdiri dari cairan sebelum mencapai usus besar. Usus
besar menyerap air, meninggalkan material yang lain sebagai kotoran yang
setengah padat. Bila usus besar rusak / radang, penyerapan tidak terjadi dan
hasilnya adalah kotoran yang berair.
Diare
kebanyakan disebabkan oleh beberapa infeksi virus tetapi juga seringkali akibat
dari racun bakteria.Dalam kondisi hidup yang bersih dan dengan makanan
mencukupi dan air tersedia, pasien yang sehat biasanya sembuh dari infeksi
virus umum dalam beberapa hari dan paling lama satu minggu.
Namun untuk
individu yang sakit atau kurang gizi, diare dapat menyebabkan dehidrasi yang
parah dan dapat mengancam-jiwa bila tanpa perawatan.Diare dapat menjadi gejala
penyakit yang lebih serius, seperti disentri, kolera atau botulisme, dan juga
dapat menjadi indikasi sindrom kronis seperti penyakit Crohn.Meskipun penderita
apendisitis umumnya tidak mengalami diare, diare menjadi gejala umum radang
usus buntu.Diare juga dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol yang berlebihan,
terutama dalam seseorang yang tidak cukup makan.jadi apabila mau mengkonsumsi
alkohol lebih baik makan terlebih dahulu.
Flu
adalah suatu penyakit yang lumrah dan sering terjadi saat musim hujan, flu
biasanya ditandai dengan tubuh akan demam, bersin-bersin, hidung tersumbat dan
keluar cairan, sakit kepala, nyeri otot, nyeri persendian, rasa tidak enak
badan, lesu, dan kehilangan selera makan, terkadang disertai juga dengan batuk
dan sakit tenggorokan. Untuk anak-anak dan orang dewasa, penyakit flu adalah
penyakit yang bisa sembuh sendiri dalam satu minggu.Namun untuk orang yang
tidak sehat atau daya tahannya menurun, penyakit flu bisa berakibat fatal
karena tanda-tanda penyakit flu bisa menjadi sangat parah dan mungkin terjadi
komplikasi seperti pneumonia, sinusitis, dan radang dalam telinga.Kebanyakan
komplikasinya adalah infeksi kuman karena daya tahan tubuh menjadi menurun
untuk melawan kuman-kuman yang masuk.
1.2
Rumusan Masalah
a.
Bagaimana
cara agar kita tidak mudah terserang penyakit ?
b.
Bahan
herbal atau bahan alami apa saja yang bisa mengobati penyakit akibat musim
hujan ?
1.3
Tujuan Penulisan
a.
Dengan
menjaga kebersihan lingkungan sekitar tempat tinggal, kita bisa terhindar dari
penyakit, karena dengan membersihkan lingkungan sekitar tempat tinggal itu
merupakan langkah awal untuk bisa terhindar dari penyakit.
b.
Mengobati
DBD dengan Jambu Biji, lavender (Lavandula latifolia), geranium (Geranium
homeanum), Ekstrak Daun Tomat Basmi Nyamuk dan Larvanya, mengobati diare dengan
daun jambu biji. Dan masih banyak obat herbal yang lain.
1.4
Manfaat Penelitian
Dengan
mengetahui bermacam penyakit yang disebabkan oleh adanya lingkungan yang kumuh,
kita dapat mencegah dengan cara membersihkan lingkungan dengan cara
membersihkan selokan, mengubur benda-benda yang sudah tak terpakai dan selalu
menjaga kebersihan. Karena jika lingkungan bersih kita akan sehat, karena
kesehatan adalah asset yang berharga.
BAB II
KAJIAN TIORI
2.1
Pembahasan
PENGERTIAN
PENYAKIT
Penyakit adalah keadaan tidak normal
pada badan atau minda yang menyebabkan ketidakselesaan, disfungsi, atau
tekanan/stres kepada orang yang terbabit atau berhubung rapat dengannya. Kadang
kala istilah ini digunakan secara umum untuk menerangkan kecederaan, kecacatan,
sindrom, simptom, keserongan tingkah laku, dan variasi biasa sesuatu struktur
atau fungsi, sementara dalam konteks lain boleh dianggap sebagai kategori yang
boleh dibezakan.
Terdapat berbagai
jenis penyakit yang mengancam manusia.Penyakit ini boleh disebabkan oleh kuman,
bakteria, virus, racun, kegagalan organ berfungsi, dan juga oleh penyakit
baka/keturunan.
Sesuatu keadaan boleh disahkan secara
objektif, tetapi anggapan bahawa sesuatu “gejala”ialah penyakit bergantung pada
pertimbangan nilai masyarakat. Sebagai contoh, pada masa kini, dalam kalangan
masyarakat Amerika Utara, jumlah mereka yang menganggap masalah kebantutan dan
obesiti sebagai penyakit telah meningkat sepanjang tempoh 40 tahun lalu,
sebaliknya jumlah mereka yang menganggap homoseksual sebagai penyakit semakin
berkurangan.
Sesuatu gejala dianggap sebagai penyakit
oleh sesuatu kebudayaan atau dalam satu julat masa, tetapi bukan dalam semua
kebudayaan atau era. Masalah kecenderungan menentang, masalah sukar menumpukan
perhatian, dan masalah personaliti merupakan antara contoh gejala yang dianggap
sebagai penyakit dalam masyarakat Amerika Utara kini tetapi tidak pernah
dianggap sedemikian dalam kebudayaan Amerika abad lalu atau bagi masyarakat
lain pada masa kini.
MACAM-
MACAM, PENYEBAB, DAN CARA MENANGGULANGINYA
Penyakit
Demam berdarah (DB)
adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue, yang masuk ke
peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, misalnya Aedes
aegypti atau Aedes albopictus.Terdapat empat jenis virus dengue berbeda, namun
berelasi dekat, yang dapat menyebabkan demam berdarah.Virus dengue merupakan
virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae.Penyakit demam berdarah
ditemukan di daerah tropis dan subtropis di berbagai belahan dunia, terutama di
musim hujan yang lembap.Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan setiap
tahunnya terdapat 50-100 juta kasus infeksi virus dengue di seluruh dunia.
Penyebab
Virus
dengue penyebab penyakit demam berdarah
Nyamuk
Aedes aegypti adalah vektor pembawa virus dengue penyebab penyakit demam
berdarah.

Virus dengue penyebab penyakit
demam berdarah
Penyebab utama penyakit demam berdarah adalah virus
dengue, yang merupakan virus dari famili Flaviviridae.Terdapat 4 jenis virus
dengue yang diketahui dapat menyebabkan penyakit demam berdarah.Keempat virus
tersebut adalah DEN-1, DEN-2, DEN-3, dan DEN-4.Gejala demam berdarah baru
muncul saat seseorang yang pernah terinfeksi oleh salah satu dari empat jenis
virus dengue mengalami infeksi oleh jenis virus dengue yang berbeda.Sistem imun
yang sudah terbentuk di dalam tubuh setelah infeksi pertama justru akan
mengakibatkan kemunculan gejala penyakit yang lebih parah saat terinfeksi untuk
ke dua kalinya. Seseorang
dapat terinfeksi oleh sedikitnya dua jenis virus dengue selama masa hidup,
namun jenis virus yang sama hanya dapat menginfeksi satu kali akibat adanya
sistem imun tubuh yang terbentuk.
Virus dengue dapat masuk ke tubuh manusia melalui gigitan
vektor pembawanya, yaitu nyamuk dari genus Aedes seperti Aedes aegypti betina
dan Aedes albopictus.Aedes aegypti adalah vektor yang paling banyak ditemukan
menyebabkan penyakit ini.Nyamuk dapat membawa virus dengue setelah menghisap
darah orang yang telah terinfeksi virus tersebut.Sesudah masa inkubasi virus di
dalam nyamuk selama 8-10 hari, nyamuk yang terinfeksi dapat mentransmisikan
virus dengue tersebut ke manusia sehat yang digigitnya.Nyamuk betina juga dapat
menyebarkan virus dengue yang dibawanya ke keturunannya melalui telur
(transovarial).Beberapa penelitian menunjukkan bahwa monyet juga dapat
terjangkit oleh virus dengue, serta dapat pula berperan sebagai sumber infeksi
bagi monyet lainnya bila digigit oleh vektor nyamuk.
Tingkat risiko terjangkit penyakit demam berdarah
meningkat pada seseorang yang memiliki antibodi terhadap virus dengue akibat
infeksi pertama.Selain itu, risiko demam berdarah juga lebih tinggi pada
wanita, seseorang yang berusia kurang dari 12 tahun, atau seseorang yang
berasal dari ras Kaukasia.

Nyamuk Aedes aegypti
adalah vektor pembawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.
Manifestasi
Klinis
Infeksi virus
dengue dapat bermanifestasi pada beberapa luaran, meliputi demam biasa, demam
berdarah (klasik), demam berdarah dengue (hemoragik), dan sindrom syok dengue.
Demam berdarah (klasik)
Demam berdarah menunjukkan gejala yang umumnya
berbeda-beda tergantung usia pasien.Gejala yang umum terjadi pada bayi dan
anak-anak adalah demam dan munculnya ruam. Sedangkan pada pasien usia remaja
dan dewasa, gejala yang tampak adalah demam tinggi, sakit kepala parah, nyeri
di belakang mata, nyeri pada sendi dan tulang, mual dan muntah, serta munculnya
ruam pada kulit.Penurunan jumlah sel darah putih (leukopenia) dan penurunan
keping darah atau trombosit (trombositopenia) juga seringkali dapat diobservasi
pada pasien demam berdarah.Pada beberapa epidemi, pasien juga menunjukkan
pendarahan yang meliputi mimisan, gusi berdarah, pendarahan saluran cerna,
kencing berdarah (haematuria), dan pendarahan berat saat menstruasi
(menorrhagia).
Demam berdarah dengue (hemoragik)
Pasien yang menderita demam berdarah dengue (DBD)
biasanya menunjukkan gejala seperti penderita demam berdarah klasik ditambah
dengan empat gejala utama, yaitu demam tinggi, fenomena hemoragik atau
pendarahan hebat, yang seringkali diikuti oleh pembesaran hati dan kegagalan
sistem sirkulasi darah.Adanya kerusakan pembuluh darah, pembuluh limfa,
pendarahan di bawah kulit yang membuat munculnya memar kebiruan,
trombositopenia dan peningkatan jumlah sel darah merah juga sering ditemukan
pada pasien DBD.Salah satu karakteristik untuk membedakan tingkat keparahan DBD
sekaligus membedakannya dari demam berdarah klasik adalah adanya kebocoran
plasma darah.Fase kritis DBD adalah seteah 2-7 hari demam tinggi, pasien
mengalami penurunan suhu tubuh yang drastic. Pasien akan terus berkeringat,
sulit tidur, dan mengalami penurunan tekanan darah. Bila terapi dengan
elektrolit dilakukan dengan cepat dan tepat, pasien dapat sembuh dengan cepat
setelah mengalami masa kritis.Namun bila tidak, DBD dapat mengakibatkan
kematian.
Sindrom Syok
Dengue
Sindrom syok
adalah tingkat infeksi virus dengue yang terparah, di mana pasien akan
mengalami sebagian besar atau seluruh gejala yang terjadi pada penderita demam
berdarah klasik dan demam berdarah dengue disertai dengan kebocoran cairan di
luar pembuluh darah, pendarahan parah, dan syok (mengakibatkan tekanan darah
sangat rendah), biasanya setelah 2-7 hari demam.Tubuh yang dingin, sulit tidur,
dan sakit di bagian perut adalah tanda-tanda awal yang umum sebelum terjadinya
syok. Sindrom syok terjadi biasanya pada anak-anak (kadangkala terjadi pada
orang dewasa) yang mengalami infeksi dengue untuk kedua kalinya.Hal ini umumnya
sangat fatal dan dapat berakibat pada kematian, terutama pada anak-anak, bila
tidak ditangani dengan tepat dan cepat. Durasi syok itu sendiri sangat cepat.
Pasien dapat meninggal pada kurun waktu 12-24 jam setelah syok terjadi atau
dapat sembuh dengan cepat bila usaha terapi untuk mengembalikan cairan tubuh
dilakukan dengan tepat. Dalam waktu 2-3 hari, pasien yang telah berhasil
melewati masa syok akan sembuh, ditandai dengan tingkat pengeluaran urin yang
sesuai dan kembalinya nafsu makan.
Diagnosis
Uji ELISA dapat dilakukan
untuk mendeteksi adanya interaksi antigen dan antibodi terhadap virus dengue.
Penyakit demam
berdarah didiagnosis dengan melihat gejala yang muncul, seperti demam tinggi
dan munculnya ruam. Namun, karena gejala penyakit
demam berdarah kadangkala sulit dibedakan dengan penyakit malaria,
leptospirosis, maupun demam tifoid maka biasanya pekerja medis atau dokter akan
terlebih dahulu mengecek sejarah kesehatan dan perjalanan pasien untuk mencari
informasi kemungkinan pasien tergigit nyamuk. Selain itu untuk mendapatkan
ketepatan diagnosis yang lebih tinggi umumnya dilakukan berbagai uji
laboratorium. Beberapa tes yang biasanya dilakukan adalah studi serologi untuk
mengetahui ada tidaknya antibodi terhadap virus dengue di tubuh pasien,
menghitung titer antibodi terhadap virus dengue, dan penghitungan sel darah
lengkap (sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit). Selain itu, uji
laboratorium lain yang dapat dilakukan adalah uji inhibisi hemaglutinasi, uji
ELISA, dan reaksi berantai polimerase reverse transcriptase untuk mendeteksi
antigen, antibodi, atau asam nukleat spesifik terhadap virus dengue. Uji-uji
tersebut dapat memakan waktu beberapa hari.
Pencegahan
Pengasapan atau
fogging bermanfaat membunuh nyamuk Aedes dewasa untuk mencegah penyebaran demam
berdarah.
Hingga kini,
belum ada vaksin atau obat antivirus bagi penyakit ini.
Tindakan paling efektif untuk menekan epidemi demam berdarah adalah dengan
mengontrol keberadaan dan sedapat mungkin menghindari vektor nyamuk pembawa
virus dengue.
Pengendalian nyamuk tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode
yang tepat, yaitu:
* Lingkungan
Pencegahan demam
berdarah dapat dilakukan dengan mengendalikan vektor nyamuk, antara lain dengan
menguras bak mandi/penampungan air sekurang-kurangnya sekali seminggu,
mengganti/menguras vas bunga dan tempat minum burung seminggu sekali, menutup
dengan rapat tempat penampungan air, mengubur kaleng-kaleng bekas, aki bekas
dan ban bekas di sekitar rumah, dan perbaikan desain rumah.
* Biologis
Secara biologis,
vektor nyamuk pembawa virus dengue dapat dikontrol dengan menggunakan ikan
pemakan jentik dan bakteri.
* Kimiawi
Pengasapan
(fogging) dapat membunuh nyamuk dewasa, sedangkan pemberian bubuk abate pada
tempat-tempat penampungan air dapat membunuh jentik-jentik nyamuk. Selain itu
dapat juga digunakan larvasida.
Selain itu oleh
karena nyamuk Aedes aktif di siang hari beberapa tindakan pencegahan yang dapat
dilakukan adalah menggunakan senyawa anti nyamuk yang mengandung DEET, pikaridin,
atau minyak lemon eucalyptus, serta gunakan pakaian tertutup untuk dapat
melindungi tubuh dari gigitan nyamuk bila sedang beraktivitas di luar rumah.
Selain itu, segeralah berobat bila muncul gejala-gejala penyakit demam berdarah
sebelum berkembang menjadi semakin parah.
Pengobatan

Obat yang mengandung
acetaminofen, misalnya tilenol, sangat disarankan bagi penderita demam berdarah
untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam.
Obat yang
mengandung acetaminofen, misalnya tilenol, sangat disarankan bagi penderita
demam berdarah untuk meredakan nyeri dan menurunkan demam.
Sampai saat ini
belum ada obat spesifik bagi penderita demam berdarah.
Banyak orang yang sembuh dari penyakit ini dalam jangka waktu 2 minggu.
Tindakan pengobatan yang umum dilakukan pada pasien demam berdarah yang tidak
terlalu parah adalah pemberian cairan tubuh (lewat minuman atau elektrolit)
untuk mencegah dehidrasi akibat demam dan muntah, konsumsi obat yang mengandung
acetaminofen (misalnya tilenol) untuk mengurangi nyeri dan menurunkan demam
serta banyak istirahat. Aspirin dan obat anti peradangan
nonsteroidal seperti ibuprofen dan sodium naproxen justru dapat meningkatkan
risiko pendarahan.
Bagi pasien
dengan demam berdarah yang lebih parah, akan sangat disarankan untuk menjalani
rawat inap di rumah sakit, pemberian infus dan elektrolit untuk mengganti
cairan tubuh, serta transfusi darah akibat pendarahan yang terjadi.
Seseorang yang
terkena demam berdarah juga harus dicegah terkena gigitan nyamuk, karena
dikhawatirkan dapat menularkan virus dengue kepada orang lain yang sehat.
Epidemiologi
Demam berdarah
diyakini merupakan salah satu penyakit yang sudah ada lama di dunia.Jejak rekam
mengenai penyakit dengan gejala yang serupa telah ditemukan di ensiklopedia
medis dari Cina tertanggal tahun 992. Seiiring dengan perkembangan global di
bidang pelayaran dan industri pengiriman barang melalui laut di abad ke 18 dan
19, kota-kota pelabuhan bertambah dengan pesat dan menciptakan kondisi
lingkungan yang sesuai bagi pertumbuhan nyamuk vektor bagi penyakit demam
berdarah.Nyamuk dan virus yang berperan dalam penyakit ini terus menyebar ke
berbagai daerah baru dan telah menyebabkan banyak epidemi di seluruh dunia.
Salah satu epidemi demam berdarah yang paling pertama terjadi di daerah Asia
Tenggara.
Laporan
resmi pertama mengenai pasien yang terjangkit penyakit serupa demam berdarah
terjadi pada
tahun 1779.
Belum adanya
vaksin atau obat antivirus bagi virus dengue membuat demam berdarah menjadi
salah satu penyakit yang mendapatkan perhatian sangat serius secara global.
Diare (atau dalam bahasa kasar disebut menceret) (BM =
diarea; Inggris = diarrhea) adalah sebuah penyakit
di mana tinja
atau feses berubah menjadi lembek atau cair yang biasanya terjadi paling
sedikit tiga kali dalam 24 jam . Di
negara berkembang,
diare adalah penyebab kematian paling umum kematian balita, dan juga membunuh
lebih dari 2,6 juta orang
setiap tahunnya.

Penyebab
Sebuah
mikrograf elektron dari rotavirus, penyebab hampir 40% dari diare pada anak di
bawah umur 5 tahun.
Kondisi ini dapat
merupakan gejala
dari luka, penyakit,
alergi (fructose, lactose),
kelebihan vitamin
C, dan mengonsumsi Buah-buahan
tertentu. Biasanya disertai sakit perut dan seringkali mual dan muntah. Ada beberapa kondisi lain
yang melibatkan tapi tidak semua gejala diare, dan definisi resmi medis dari
diare adalah defekasi
yang melebihi 200 gram per hari.
Memakan makanan
yang asam, pedas, atau bersantan sekaligus secara berlebihan dapat menyebabkan
diare juga karena membuat usus kaget.
Hal ini terjadi
ketika cairan yang tidak mencukupi diserap oleh usus besar.
Sebagai bagian dari proses digestasi, atau karena masukan cairan, makanan tercampur
dengan sejumlah besar air. Oleh karena itu makanan yang dicerna terdiri dari
cairan sebelum mencapai usus besar. Usus besar menyerap air, meninggalkan
material yang lain sebagai kotoran yang setengah padat. Bila usus besar rusak /
radang, penyerapan
tidak terjadi dan hasilnya adalah kotoran yang berair.
Diare kebanyakan
disebabkan oleh beberapa infeksi virus tetapi juga seringkali akibat dari racun bakteria. Dalam
kondisi hidup yang bersih dan dengan makanan mencukupi dan air tersedia, pasien
yang sehat biasanya sembuh dari infeksi virus umum dalam beberapa hari dan
paling lama satu minggu. Namun untuk individu yang sakit atau kurang gizi,
diare dapat menyebabkan dehidrasi yang parah dan dapat mengancam-jiwa bila tanpa
perawatan.
Diare dapat
menjadi gejala penyakit yang lebih serius, seperti disentri, kolera atau botulisme, dan juga dapat
menjadi indikasi sindrom kronis seperti penyakit Crohn. Meskipun
penderita apendisitis
umumnya tidak mengalami diare, diare menjadi gejala umum radang usus buntu. Diare
juga dapat disebabkan oleh konsumsi alkohol yang
berlebihan, terutama dalam seseorang yang tidak cukup makan. jadi apabila mau
mengkonsumsi alkohol lebih baik makan terlebih dahulu.
Gejala
Gejala yang
biasanya ditemukan adalah buang air besar terus menerus disertai dengan rasa mulas yang
berkepanjangan, dehidrasi, mual dan muntah. Tetapi gejala lainnya yang
dapat timbul antara lain pegal pada punggung,dan
perut sering berbunyi.
Perawatan
Perawatan untuk
diare melibatkan pasien mengonsumsi sejumlah air yang mencukupi untuk
menggantikan yang hilang, lebih baik bila dicampur dengan elektrolit
untuk menyediakan garam
yang dibutuhkan dan sejumlah nutrisi. Oralit dan tablet zinc adalah pengobatan pilihan utama dan
telah diperkirakan telah menyelamatkan 50 juta anak dalam 25 tahun terakhir.
Untuk banyak orang, perawatan lebih lanjut dan medikasi resmi tidak dibutuhkan.
Diare di bawah ini biasanya
diperlukan pengawasan medis:
- Diare pada balita
- Diare menengah atau berat pada anak-anak
- Diare yang bercampur dengan darah.
- Diare yang terus terjadi lebih dari 2 minggu.
- Diare yang disertai dengan penyakit umum lainnya seperti sakit perut, demam, kehilangan berat badan, dan lain-lain.
- Diare pada orang yang bepergian (kemungkinan terjadi infeksi yang eksotis seperti parasit)
- Diare dalam institusi seperti rumah sakit, perawatan anak, institut kesehatan mental.
Diare infektif
Diare infektif
yang tidak biasa untuk diare dapat bertahan lama. Diare ini disebabkan karena
beberapa organisme penyebabnya tersebut dapat bertahan selama bertahun-tahun
tanpa gejala penyakit jangka panjang yang signifikan.
Penanggulangan diare
Penderita
diare sebaiknya segera meminum oralit yang merupakan campuran dari gula
dan garam untuk menjaga cairan tubuh.
Beberapa cara penggulangan diare
antara lain:
- Jaga hidrasi dengan elektrolit yang seimbang. Ini merupakan cara paling sesuai di kebanyakan kasus diare, bahkan disentri. Mengkonsumsi sejumlah besar air yang tidak diseimbangi dengan elektrolit yang dapat dimakan dapat mengakibatkan ketidakseimbangan elektrolit yang berbahaya dan dalam beberapa kasus yang langka dapat berakibat fatal (keracunan air).
- Mencoba makan lebih sering tapi dengan porsi yang lebih sedikit, frekuensi teratur, dan jangan makan atau minum terlalu cepat.
- Cairan intravenous: kadangkala, terutama pada anak-anak, dehidrasi dapat mengancam jiwa dan cairan intravenous mungkin dibutuhkan.
- Terapi rehidrasi oral: Meminum solusi gula/garam, yang dapat diserap oleh tubuh.
- Menjaga kebersihan dan isolasi: Kebersihan tubuh merupakan faktor utama dalam membatasi penyebaran penyakit.
Pencegahan
Sebuah vaksin
rotavirus memiliki potensi untuk mengurangi jumlah penderita diare .
Saat ini ada dua vaksin berlisensi untuk menghadapi rotavirus. Vaksin rotavirus
yang lainnya seperti, Shigella, ETEC, dan Cholera sedang
dikembangkan, vaksin ini juga berfungsi untuk mencegah penularan diare.
Karena tangan merupakan
salah satu bagian tubuh yang paling sering melakukan kontak langsung dengan
benda lain, maka sebelum makan disarankan untuk mencuci tangan dengan sabun. Sebuah hasil
studi Cochrane menemukan bahwa dalam gerakan-gerakan sosial yang
dilakukan lembaga dan masyarakat untuk membiasakan mencuci tangan menyebabkan
penurunan tingkat kejadian yang signifikan pada diare.
Saat
musim pancaroba kebanyakan dari kita telah terbiasa dengan penyakit flu. Dan
beberapa dari kita mengganggap penyakit flu ini adalah penyakit musiman yang
sulit dicegah datangnya. Namun tahukah Anda apa sebenarnya penyakit flu dan
bagaimana pengobatan serta pencegahan penyakit flu ini?
Penyakit Flu
Penyakit
flu adalah salah satu penyakit pernafasan yang disebabkan oleh virus (virus
influenza).Penyebaran virus penyakit flu biasanya melalui udara, berbagi alat
makan dan minum, atau kontak langsung dengan penderita. Virus yang menempel di
kulit dapat masuk ke dalam tubuh saat menyentuh atau menggaruk hidung dan mulut
dan penyebarannya begitu mudah. Mencuci
tangan sangat penting guna membatasi penyebaran virus ini. Umumnya setelah
terserang, gejala akan mulai terasa pada hari ke-1 hingga hari ke-4 pasca infeksi.
Gejala Penyakit Flu
Gejala - gejala apa
sajakah yang timbul saat kita terserang virus flu?
Biasanya
tubuh akan demam, bersin-bersin, hidung tersumbat dan keluar cairan, sakit
kepala, nyeri otot, nyeri persendian, rasa tidak enak badan, lesu, dan kehilangan
selera makan, terkadang disertai juga dengan batuk dan sakit tenggorokan.
Untuk
anak-anak dan orang dewasa, penyakit flu adalah penyakit yang bisa sembuh
sendiri dalam satu minggu. Namun untuk orang yang tidak sehat atau daya
tahannya menurun, penyakit flu bisa berakibat fatal karena tanda-tanda penyakit
flu bisa menjadi sangat parah dan mungkin terjadi komplikasi seperti pneumonia,
sinusitis, dan radang dalam telinga. Kebanyakan komplikasinya adalah infeksi
kuman karena daya tahan tubuh menjadi menurun untuk melawan kuman-kuman yang
masuk.
Mengobati Penyakit Flu
Sebagai penyakit yang berasal dari virus, pengobatan
penyakit flu dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:
Pertama,
Simptomatis (hanya untuk mengatasi keluhan) dengan beristirahat dan mengonsumsi
makanan sehat bergizi demi meningkatkan daya tahan tubuh yang melemah.
Pada fase ini penderita dianjurkan meminum obat flu
sebagai pereda dini ketika gejala masih ringan. Obat flu setidaknya harus
mengandung:
1. Anti nyeri dan anti panas (analagetik/anti piretik) untuk mengatasi gejala demam, sakit kepala, nyeri otot dan sendi.
2. Penurun bengkak (dekongestan) untuk gejala hidung tersumbat
3. Anti Alergi (anti histamin) untuk gejala bersin dan gatal pada
hidung/tenggorokan.
1. Anti nyeri dan anti panas (analagetik/anti piretik) untuk mengatasi gejala demam, sakit kepala, nyeri otot dan sendi.
2. Penurun bengkak (dekongestan) untuk gejala hidung tersumbat
3. Anti Alergi (anti histamin) untuk gejala bersin dan gatal pada
hidung/tenggorokan.
Kedua, Ke dokter untuk mendapat antibiotik. Antibiotik untuk mengatasi infeksi sekunder akibat bakteri; bila Influenza ditandai dengan perubahan warna lendir hidung dari jernih menjadi kuning atau kehijauan, suara menjadi serak dan nyeri menelan.
Mencegah Penyakit
Flu
Walaupun 'hanya' flu, namun penyakit flu ini tetap saja
dapat mengganggu rutinitas dan produktivitas kerja dan mengarah ke penyakit
yang lebih serius seperti pneumonia. Bahkan setiap tahun
ribuan orang meninggal di rumah sakit akibat komplikasi flu.
Oleh sebab itu berikut ini adalah beberapa hal
yang harus diperhatikan :
Cucilah tanganmu
Cucilah tanganmu
Cuci
tangan dengan sabun termasuk cara yang sangat efektif untuk mencegah penularan
penyakit flu. Lebih baik lagi bila Anda mempersering melakukan cuci tangan,
karena dengan mencuci tangan kuman-kuman penyakit di tangan akan larut
bersama air.
Jauhkan tangan Anda
Jauhkan tangan Anda
Menyentuh
hidung atau mata Anda bisa jadi membuat Anda sakit. Pasalnya, lewat
tempat-tempat itulah biasanya kuman masuk.
Tidak perlu menggigit jari Anda
Hilangkan
kebiasaan untuk menggigit jari. Sebab, kuku Anda adalah tempat berkumpulnya
kuman.
Hilangkan
kebiasaan untuk menggigit jari. Sebab, kuku Anda adalah tempat berkumpulnya
kuman.Beristirahat
Cukup istirahat merupakan salah satu cara mudah untuk menangkal penyakit flu. Disarankan untuk istirahat antara 8-10 jam semalam.
Vaksin flu
Vaksin flu memang bukan obat untuk menyembuhkan flu, namun dapat mencegah dari terjangkitnya penyakit flu.
Konsumsi
makanan sehat
Mulailah dari mengkonsumsi buah dan sayur-mayur yang bisa mendukung sistem kekebalan tubuh. Langkah ini jauh lebih baik daripada mengobati flu.
Berolahraga
Olahragalah hingga berkeringat. Sebab olahraga teratur dapat meningkatkan kekebalan tubuh.
Jaga jarak dengan penderita
Ketika ada orang sekitar Anda yang sedang terkena gejala flu, seperti bersin, atau batuk, jagalah jarak untuk memperkecil resiko Anda tertular darinya.
Berhenti merokok
Selain sebagai
penyebab utama penyakit kanker, serangan jantung, impotensi, serta gangguan
kehamilan dan janin, merokok bisa meningkatkan resiko infeksi yang menyebabkan
perubahan struktur pernafasan dan mengurangi kekebalan tubuh. Merokok
bisa membunuh cilia, serat tubuh mirip rambut di dalam hidung yang berfungsi
menghambat infeksi.
Cara
Pencegahan Dengan Obat Alami
Untuk
mengatasi DBD ada beberapa tindakan yang dapat dilakukan. Salah satunya adalah
dengan memanfaatkan tanaman yang berkhasiat mengobati atau mencegah penyakit
DBD.
Mengobati
DBD dengan Jambu Biji ( Psidium
guajava L.)
Buah
dan sayur merupakan sumber utama makanan bergizi. Salah satu buah tropika yang
kaya akan kandungan gizi adalah jambu biji (Psidium guajava). Tiap 100 g bagian
buah yang dapat dimakan mengandung 83,3 g air, 1 g protein, 0,4 g lemak, 6,8 g
karbohidrat, 3,8 g serat, dan 337 mg vitamin C, dengan nilai energi 150- 210
kJ.Nilai gizi yang paling menonjol pada buah jambu biji adalah kandungan vitamin C, bahkan terbaik di antara buah-buahan tropika lainya. Jambu biji mengandung vitamin C 2-9 kali lebih banyak daripada jeruk.
Vitamin C pada jambu biji sebagian besar terdapat pada kulit dan daging buah, dan paling tinggi saat buah menjelang matang. Karena itu, untuk mendapatkan manfaat vitamin C secara maksimal, buah sebaiknya dikonsumsi menjelang matang.
Vitamin C mempunyai banyak fungsi di dalam
tubuh, antara lain sebagai ko-enzim dan ko-faktor. Fungsi vitamin C berkaitan
erat dengan pembentukan kolagen, sintesis karnitin yang berperan dalam
pengangkutan asam lemak rantai panjang, meningkatkan serapan dan metabolisme
zat besi dan absorpsi kalsium, serta menguatkan daya tahan tubuh terhadap
infeksi, termasuk infeksi virus dengue. Hal inilah yang menyebabkan buah jambu
biji dapat membantu mengatasi penyakit DBD.
Dari 97 varietas jambu biji yang tersebar di seluruh dunia, hanya jambu biji yang daging buahnya merah yang diyakini mampu menyembuhkan deman berdarah. Jambu biji yang buahnya berdaging merah antara lain adalah Khemer merah, jambu biji Pasarminggu, dan jambu biji merah Getas.
Jambu biji merah Getas merupakan hasil temuan Lembaga Penelitian Getas, Salatiga, Jawa Tengah pada tahun 1980-an, sebagai hasil silangan antara jambu biji Pasarminggu yang berdaging merah dengan jambu biji bangkok. Jambu biji merah Getas memiliki daging buah merah menyala atau merah cerah, tebal, manis, harum, dan segar dengan bobot rata-rata 400 g/buah. Karena keunggulan inilah jambu biji merah Getas diminati konsumen selain dapat meningkatkan trombosit darah pada penderita DBD.
Pengetahuan awam yang dianggap tradisional bahwa jambu biji merah dapat memperbaiki kondisi pasien demam berdarah telah dibuktikan secara ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan, pemberian jus jambu kepada penderita DBD yang baru demam 2-3 hari lebih efektif dibanding setelah demam 4-6 hari. Dosis yang diberikan adalah 500 cc jus jambu biji dalam satu kali 24 jam.
Jambu biji merah mengandung zat golongan flavonoid, yaitu quersetin, salah satu dari 4.000 jenis flavonoid. Ekstrak Daun Jambu Biji Selain buah, daun jambu biji tua juga mengandung berbagai komponen yang berkhasiat mengatasi penyakit DBD. Hasil penelitian Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi Universitas Airlangga menunjukkan, ekstrak daun jambu biji dapat menghambat perkembangan virus dengue dan mempercepat peningkatan jumlah trombosit darah.
Daun jambu biji diekstrak menggunakan alat yaitu rotavapor. Ekstrak daun jambu biji mengandung senyawa flavonoid dan tanin. Flavonoid merupakan kelompok pigmen tanaman yang memberikan warna pada buah-buahan. Flavonoid merupakan komponen fenol, yaitu bioaktif yang akan mengubah reaksi tubuh terhadap senyawa lain. Dengan demikian, flavonoid mempunyai aktivitas sebagai antivirus dan antioksidan.
Kelompok senyawa tanin dan flavonoid yang dinyatakan sebagai quersetin biasa ditemukan pada tumbuhan kelas Angiospermae. Quersetin dalam ekstrak daun jambu biji dapat menghambat aktivitas enzim reverse transkriptase, yaitu enzim yang diperlukan oleh virus untuk mereplikasi diri. Dengan demikian, quersetin dapat menghambat pertumbuhan virus berinti RNA.
Hasil penelitian Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik menunjukkan, ekstrak daun jambu biji teruji secara klinis dapat meningkatkan jumlah trombosit hingga 100 ribu per mm3 tanpa menimbulkan efek samping. Peningkatan tersebut dapat tercapai dalam waktu 8-48 jam setelah mengkonsumsi ekstrak daun jambu biji. Asam amino dalam daun jambu biji mampu membentuk trombopoitin dari serin dan treonin, yang berfungsi dalam proses maturasi
Dari 97 varietas jambu biji yang tersebar di seluruh dunia, hanya jambu biji yang daging buahnya merah yang diyakini mampu menyembuhkan deman berdarah. Jambu biji yang buahnya berdaging merah antara lain adalah Khemer merah, jambu biji Pasarminggu, dan jambu biji merah Getas.
Jambu biji merah Getas merupakan hasil temuan Lembaga Penelitian Getas, Salatiga, Jawa Tengah pada tahun 1980-an, sebagai hasil silangan antara jambu biji Pasarminggu yang berdaging merah dengan jambu biji bangkok. Jambu biji merah Getas memiliki daging buah merah menyala atau merah cerah, tebal, manis, harum, dan segar dengan bobot rata-rata 400 g/buah. Karena keunggulan inilah jambu biji merah Getas diminati konsumen selain dapat meningkatkan trombosit darah pada penderita DBD.
Pengetahuan awam yang dianggap tradisional bahwa jambu biji merah dapat memperbaiki kondisi pasien demam berdarah telah dibuktikan secara ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan, pemberian jus jambu kepada penderita DBD yang baru demam 2-3 hari lebih efektif dibanding setelah demam 4-6 hari. Dosis yang diberikan adalah 500 cc jus jambu biji dalam satu kali 24 jam.
Jambu biji merah mengandung zat golongan flavonoid, yaitu quersetin, salah satu dari 4.000 jenis flavonoid. Ekstrak Daun Jambu Biji Selain buah, daun jambu biji tua juga mengandung berbagai komponen yang berkhasiat mengatasi penyakit DBD. Hasil penelitian Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi Universitas Airlangga menunjukkan, ekstrak daun jambu biji dapat menghambat perkembangan virus dengue dan mempercepat peningkatan jumlah trombosit darah.
Daun jambu biji diekstrak menggunakan alat yaitu rotavapor. Ekstrak daun jambu biji mengandung senyawa flavonoid dan tanin. Flavonoid merupakan kelompok pigmen tanaman yang memberikan warna pada buah-buahan. Flavonoid merupakan komponen fenol, yaitu bioaktif yang akan mengubah reaksi tubuh terhadap senyawa lain. Dengan demikian, flavonoid mempunyai aktivitas sebagai antivirus dan antioksidan.
Kelompok senyawa tanin dan flavonoid yang dinyatakan sebagai quersetin biasa ditemukan pada tumbuhan kelas Angiospermae. Quersetin dalam ekstrak daun jambu biji dapat menghambat aktivitas enzim reverse transkriptase, yaitu enzim yang diperlukan oleh virus untuk mereplikasi diri. Dengan demikian, quersetin dapat menghambat pertumbuhan virus berinti RNA.
Hasil penelitian Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik menunjukkan, ekstrak daun jambu biji teruji secara klinis dapat meningkatkan jumlah trombosit hingga 100 ribu per mm3 tanpa menimbulkan efek samping. Peningkatan tersebut dapat tercapai dalam waktu 8-48 jam setelah mengkonsumsi ekstrak daun jambu biji. Asam amino dalam daun jambu biji mampu membentuk trombopoitin dari serin dan treonin, yang berfungsi dalam proses maturasi
megakariosit menjadi trombosit.
Penelitian juga telah dilakukan untuk membuat obat antivirus dengue dari ekstrak daun jambu biji. Obat berupa suplemen dan dipasarkan ke masyarakat, antara lain dalam bentuk kapsul buat orang dewasa dan sirup untuk anak-anak.
Penelitian juga telah dilakukan untuk membuat obat antivirus dengue dari ekstrak daun jambu biji. Obat berupa suplemen dan dipasarkan ke masyarakat, antara lain dalam bentuk kapsul buat orang dewasa dan sirup untuk anak-anak.
Tanaman
Pengusir Nyamuk
Ada beberapa cara untuk mengusir nyamuk, salah satunya
dengan menggunakan tanaman obat, seperti zodia (Evodia suaveolens), serai
wangi (Cymbopogon nardus), lavender (Lavandula latifolia), geranium (Geranium
homeanum), nilam (Pogostemon cablin), dan mimba (Azadirachta indica). Semua
tanaman obat tersebut dikoleksi oleh Balittro di Bogor.
Buah jambu biji merah ternyata juga ampuh untuk mengusir nyamuk. Caranya, beberapa buah jambu biji merah yang sudah masak diletakkan di dalam rumah dan aroma jambu biji yang menyengat akan mengusir nyamuk. Makin matang buah, aroma yang dikeluarkan makin menyengat. Mengusir nyamuk dengan aroma jambu biji cocok bagi yang alergi asap obat
Buah jambu biji merah ternyata juga ampuh untuk mengusir nyamuk. Caranya, beberapa buah jambu biji merah yang sudah masak diletakkan di dalam rumah dan aroma jambu biji yang menyengat akan mengusir nyamuk. Makin matang buah, aroma yang dikeluarkan makin menyengat. Mengusir nyamuk dengan aroma jambu biji cocok bagi yang alergi asap obat
nyamuk bakar serta ramah lingkungan.
Ekstrak
Daun Tomat (Solanum
lycopersicum L. ) Basmi
Nyamuk dan Larvanya

Setelah nyamuk dewasa terusir, jentik-jentik yang tertinggal pun harus diwaspadai. Ekstrak daun tomat ternyata dapat membunuh jentik (larva) nyamuk penyebab DBD. Hal ini karena daun tomat mengandung alkaloida (senyawa yang bisa bersifat racun dan menggagalkan proses metamorfosis) dan saponin (senyawa aktif yang bersifat seperti sabun). Senyawa itulah yang mampu membunuh jentik nyamuk DBD.
Hasil percobaan menunjukkan ekstrak daun tomat dengan konsentrasi 0,2% mampu membunuh 8% larva A. aegepty. Ekstrak daun tomat 0,4% dapat mematikan 20% larva, konsentrasi 0,6% mematikan 40% larva, konsentrasi 1% mengakibatkan 80% larva mati, dan konsentrasi 3% mampu mematikan 99% larva A. aegepty. Dengan demikian, daun tomat ternyata mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai insektisida.

Setelah nyamuk dewasa terusir, jentik-jentik yang tertinggal pun harus diwaspadai. Ekstrak daun tomat ternyata dapat membunuh jentik (larva) nyamuk penyebab DBD. Hal ini karena daun tomat mengandung alkaloida (senyawa yang bisa bersifat racun dan menggagalkan proses metamorfosis) dan saponin (senyawa aktif yang bersifat seperti sabun). Senyawa itulah yang mampu membunuh jentik nyamuk DBD.
Hasil percobaan menunjukkan ekstrak daun tomat dengan konsentrasi 0,2% mampu membunuh 8% larva A. aegepty. Ekstrak daun tomat 0,4% dapat mematikan 20% larva, konsentrasi 0,6% mematikan 40% larva, konsentrasi 1% mengakibatkan 80% larva mati, dan konsentrasi 3% mampu mematikan 99% larva A. aegepty. Dengan demikian, daun tomat ternyata mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai insektisida.
Sawo Untuk Obat Diare ( Achras
zapota L. )
Buah sawo
selain buahnya yang manis, sawo juga bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit.
Sawo dalam bahsa latin Acras Zapota L, buah sawo biasa yang sering kita
konsumsi memiliki banyak manfaat dari bauh, daun dan getahnya, kalau yang
paling populer getahnya sebagai campuran gula-gula. Buah sawo untuk obat diare
bisa dari buah ataupun dari daunnya. Gimana cara membuatnya, untuk mengatasi
diare ambilah satu buah sawo muda dan cuci bersih, lalu diparut dan diperas
kemudian disaring, air hasil saringan buah sawo bisa ditambah dengan sedikit
air matang. Selanjutnya dimunum 2 kali sehari. Itu untuk cara pertama.
Sedangkan cara
kedua ambil daun sawo sampai 1 mangkok, lalu daun tadi anda cincang dalam 2
gelas air bersih rebus selama 15 menit, kemudian air rebusan daun tadi anda
minum 3 kali sehari. Sedangkan untuk obat disentri ambilah bauh sawo muda 8
biji dan cuci bersih lalu anda kunya-kunya dengan sedikit garam secara
pelan-pelan kumudian anda telan, lakukan hal ini 2kalisehari.
Selain untuk obat
diare daun sawo bermanfaat untuk penyakit radang mulut . Untuk obat radang
mulut, ambil dau sawo 1 mangkok cincang dalam 2 gelas air bersih rebus salama
10 menit lalau hasil rebusan buatlah berkumur.
Daun dan batang
sawo ternyata mengandung zat-zat yang mempunyai peran penting dalam
menyembuhkan penyakit diare, disentri, dan radang mulut. Adapun jenis zat-zat
yang terkandung antara lain : didaun (falvonoida dan saponin) sedangkan di
batang (tanin dan falvonoida).
Macam- macam jenis
sawo di indonesaia Sawo manila kulon, sawo manila betawi, sawo manila malaysia,
sawo manila karat, sawo apel lilin, sawo apel kelapa, dan sawo duren. Sawo
berasal dari Amerika Tengah dan Meksiko. Di India, Sri Lanka, Filipina,
Meksiko, Venezuela, Guatemala, dan Amerika Tengah, buah sawo sudah
dibudidayakan secara komersial. Di Indonesia, sawo umumnya dibudidayakan
sebagai tanaman pekarangan untuk dinikmati buahnya, terutama di daerah Sumatera
Barat, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat.
Secara fisik tingginya bisa mencapai 15 meter, batang Keras, berkayu, bulat,
bercabang dan berwarna coklat kotor. Dari segi daun, berbentuk tunggal, bulat
telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, panjang kurang dari dari 14 cm dan
lebar 3-5 cm.
Sementara
tangkainya panjang, lebih kurang 1,5 cm, dengan warna hijau mengkilat.
Mudah-mudahan bermanfaat artikelnya, selamat mencoba.
Mudah-mudahan bermanfaat artikelnya, selamat mencoba.
Jengger Ayam
Tanaman jengger ayam (Celosia
cristata) termasuk famili Amaranthaceae. Dinamakan jengger ayam, karena
bunga tanaman ini memiliki bentuk mirip pial atau jenggger ayam pejantan. Bunga
ini muncul dari ujung-ujung ranting. Warna bunga bermacam-macam, mulai dari
merah, kuning, sampai kuning jingga. Bagian atas bunga terdiri dari
lapisan- lapisan padat yang berlekuk secara horizontal dan biasanya berwarna
merah keunguan. Sedangkan bagian baweah bunga berbentuk segitiga dengan warna
agak muda, karena merupakan kumpulan bunga kecil yang lebih tua. Dari bunga
keluar biji. Tatkala masih muda biji berwarna kecokelatan, lalu berubah menjadi
hitam ketika sudah tua. Dari biji-biji tua inilah perkembangabiakan tanaman
dilakukan.
Bagian yang berkhasiat untuk pengobatan diare adalah
bunganya, yang mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol. Khasiatnya sebagai
anti- inflamasi dan hemostatik. Sediakan 15 gram bunga jengger ayam kering dan
juga 30 gram daun jambu biji, lalu lebur dalam 500 ml air. Biarkan sampai
mendidih hingga sisa separuhnya. Setelah dingin, air rebusan disaring dan
dimakan.
Jambu Biji
Tanaman jambu
biji (Psidium
quajava L.) dikenal dengan nama-nama daerah. Di Aceh, disebut ‘glima
breueh’, di Jawa dikenal ‘jambu klutuk’, di Bali dinamakan ‘sotong’, di Ambon
lebih popular disebut ‘laine hatu’ atau ‘lutu hatu’, dan sebagainya.
Banyak ditanam di pekarangan sebagai tanaman buah-buahan.
Daunnya berbentuk bulat telur, kasar lagi kusam. Bunganya berwarna putih. Daun
tersebut mengandung eugenol, minyak lemak, dammar, garam-gara mineral, zat
zamak, sedangkan buahnya mengandung asam amino, kalsium, posfor, besi,
belerang, vitamin A, B1, dan C.
Untuk mengatasi diare, ambil 10 lembar daun jambu biji,
lalu rajang. Rebuslah dalam 2 gelas air selama 15 menit. Peras, saring, lalu
minumlah. Sesuaikan dosisnya dengan umur penderita. Untuk bayi, cukup 1 sendok
makan air rebusan jambu biji 3 kali sehari dan setiap kali selesai buang air
besar, untuk anak-anak diberi ½ mangkuk air rebusan jambu biji, 3 kali sehari,
dan setiap kali selesai buang air besar, dan untuk dewasa diberi 1 mangkuk air
rebusan jambu biji, 3 kali sehari, dan setiap selesai buang air besar.
Teratai
Bunga teratai (Nymphaea sp.) memang eksotik dan
anggun. Bunganya terdiri atas banayk helai kelopak, tersusun rapi, dan biasanya
mekar 2-3 hari. Keunikan lainnya, beberapa jenis teratai memiliki rimpang
(mirip umbi talas) sekitar 10-20 cm, tergantung kondisi lingkungan setempat.
Rimpang yang dipotong dari pangkal tanaman lalu dibelah bisa menjadi cikal
bakal tanaman baru.
Teratai
cenderung tumbuh melebar, sehingga memerlukan ruang yuang cukup luas. Untuk
medianya, tanah Lumpur, pasir, dan pupuk kandang. Dalam perbandingan yang sama,
ketiganya diaduk merta, dan masukkan kedalam pot sebanyak 3/5 bagian pot. Lalu,
pot diisi air sampai penuh. Tunggu seminggu agar terbentuk lapisan Lumpur pada
bagian dasar pot. Ini mengingat habitat aslinya teratai.
Untuk mengobati diare, sediakan 1 lembar daun dan
tangkainya, 1 kuntum bunga, dan 2 jengkal akar. Cuci bersih, lalu giling sampai
halus. Tambahkan air masak sebanyak ½ cangkir dan sedikit diberi garam, lalu
peras, saring. Minum 1-2 kali sehari.
Temulawak
Temulawak berasal dari jawa, lalu menyebar ke beberapa
tempat lain di Indonesia, bahkan sekarang telah dibudidayakan di Mlaysia,
Thailand, dan Filipina. Di dunia ilmiah, temulawak disebut Curcuma xanthorrhiza
Roxb, di daerah Pasundan disebut ‘koneng gede’ atau ‘temu raya’, karena
rimpangnya besar dan tumbuhnya tinggi tegap mencapai 2,5 meter. Di Madura
disebut ‘temo labak’.
Kandungan zat dalam rimpang temulawak adalah kurkumin dan
minyak atsiri. Kurkumin bermanfaat sebagai acnevulgaris, anti-inflamasi
(antiradang), dan anti-hepatotoksik (antikeracunan empedu). Kandungan kurkumin
dalam rimpang minyak atsiri berkisar 1,6-2,2 persen dihitung berdasarkan berat
kering. Sedangkan minyak atsiri temulawak mengandung phelandren, kamfer, borneol,
zanthorrhizol, dan sineal.
Untuk pengobatan diare, siapkan ½ jari rimpang temulawak,
cuci lalu baker sampai tampak hangus. Bersihkan kulit yang hangus, lalu giling
sampai halus, kemudian seduh dengan air panas ½ cangkir. Tambahkan 1 sendok
makan madu, lalu peras dan saring. Minum 2 kali sehari.
Serai
Tanaman serai (Andropogon
citrates) sebangsa rumput yang berumpun besar. Tanaman ini sering
ditemukan di tepi sungai, di tepi rawa, atau di tempat-tempai lain yang dekat
dengan air. Ada juga yang menanam serai di seputar pekarangan, selain
dimaksudkan untuk bumbu penyedap masakan sekaligus dipakai bahan pengobata.
Daunnya berwarna hijau agak keabu-abuan, dan panjang-panjang berbentuk pita.
Daun dan minyak serai mengandung sitronelat, geraniol, metilheptenon, terpen,
alcohol, dan sebagainya.
Untuk
pengobatan serai, siapkan 10 daun serai muda, cuci bersih dan masukkan ke dalam
2 gelas air, lalu rebus 10 menit. Tambahkan 1 sendok makan gula dan sepotong
jahe yang telah diremukan. Bila sudah dingin, saring lalu minum. Untuk orang
dewasa, 1 gelas air rebusan sebanyak 3 kali sehari, sedangkan anak-anak ½ gelas
sebanyak 3 kali sehari dan setiap kali usai buang air besar.
Bayam Ungu
Bayam ungu (Althernanthera
brasiliana) merupakan tumbuhan liar yang hidup di kebun-kebun kosong
atau pinggiran jalan. Tapi ada juga orang yang sengaja menanam bayam ungu
sebagai tanaman hias pekarangan. Bunganya mekar seputar Juli sampai September,
berwarna ungu, terletak di ketiak daun, dengna panjang sekitar 5-10 cm. daunnya
tunggal, duduk berhadapan, permukaannya kasar berbulu, berwarna ungu tua atau
ungu kemerahan. Tanaman ini mengandung protein, lemak, kalsium, fosfor, besi,
vitamin A, B1, C, dan K.
Untuk pengobatan diare, sediakan 50 gram daun bayam ungu
segar. Cuci sampai bersih, lantas rebus dengan 200 ml air sampai mendidih
selama 15 menit, lalu saring. Setelah dingin, minum sekaligus. Diminum setelah
buang air besar juga lebih baik.
Mondokaki


Nenek moyang
tanaman mondokaki (Tabernaemontana coronaria) berasal dari India, kemudian
menyebar ke kawasan Asia Tenggara dan kawasan tropis lain. Mondokaki termasuk
tanaman perdu, dengan tinggi sampai 1,75 meter. Daunnya berbentuk bulat telur,
bunganya putih dan berbau agak wangi.
Tanaman mondokaki memiliki nama yang berbeda di setiap
daerah. Di Jawa dinamakan mondokai atau ‘bunga rawi’, di Sumatera disebut
‘kembang mentega’, di Nusa Tenggara dikenal ‘bunga nyingin’. Akarnya mengandung
zat alkalida yang rasanya pahir, sedangkan daunnya mengandung tabernaoumontain,
koronarin, koronandin, vobasin, kortin, lupeol, dan tanin.
Untuk mengobati diare, carilah 15 gram akar mondokaki,
cuci bersih lalu potong-potong. Setelah itu, rebus dengan 600 ml air selama 15
menit hingga tersisa 200 ml. setelah dingin, saring dan minum.
Buah-buahan Untuk Mencegah Flu

Akhir-akhir ini
kita sedang dihadapkan dengan cuaca yang ekstrem. Pada saat panas, panas
sekali, namun ketika hujan deras dan lama berhentinya. Nah, musim yang tidak
menentu seperti sekarang ini, biasanya flu menjadi sakit langganan. Meskipun
hanya flu, tetapi sangat mengganggu, untuk itu kita harus menjauhi flu dengan
mengonsumsi buah-buahan pencegah flu.

Apel ( Malus domestica atau Pyrus malus )
Sudah tak diragukan lagi kalau buah apel merupakan salah satu sumber antioksidan yang cukup populer saat ini. Antioksidan yang terkandung dalam satu buah apel sama dengan 1500mg vitamin C. Selain itu, buah apel juga sarat akan flavanoid protective yang sangat bermanfaat dalam mencegah terjadinya serangan jantung dan kanker.

Pepaya(CaricaPapaya)
Dengan 250% RDA
dari vitamin C yang terdapat dalam buah pepaya ternyata dapat menghindarkan
sistem tubuh dari demam. Kandungan beta-caroten, vitamin C dan vitamin E
dalam pepaya mengurangi peradangan yang terjadi di dalam tubuh dan mengurangi
timbulnya asma.

Cranberry(VacciniumMacrocarpon)
Cranberry
mengandung antioksidan yang cukup tinggi melebihi buah dan sayur pada umumnya.
Satu sajian cranberry memiliki kandungan antioksidan 5 kali lebih banyak
dibandingkan brokoli. Cranberry merupakan probiotik alami yang membantu
memperbanyak bakteri baik dalam tubuh dan melindungi nya dari penyakit yang
terbawa dari makanan.

Jeruk Bali (Citrus maxima Merr.)
Jeruk Bali sarat
akan vitamin C, selain itu jeruk Bali mengandung senyawa alami yang disebut
Limonoids yang bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol. Jenis jeruk bali
merah adalah sumber yang sangat potensial untuk melawan kanker karena kandungan
lycopennya.

Pisang(Musa.sp.)
Pisang menjadi
salah satu sumber vitamin B6 tertinggi dibandingkan dengan buah-buahan lainnya.
Pisang bisa mengurangi rasa letih, depresi, stres, dan insomnia(sulit tidur).
Kandungan magnesium nya yang tinggi menjaga agar tulang kuat. Sedangkan
potasium membantu mencegah serangan jantung dan tekanan darah tinggi.
2.2 Manfaat Dari Artikel
Pembaca diharapkan bisa
mengenal lingkungan dan tumbuhan atau buah apa saja yang bisa dijadikan obat.
2.3 Tujuan
Disini kita bisa memanfaatkan
tanaman yang mungkin kita awalnya tidak tahu bisa dijadikan obat seperti demam
berdarah, diare, flu, dan yang lainnya. Kita juga harus bisa menjaga kebersihan
lingkungan sekitar, selain dengan obat herhal tersebut kita bisa menceghnya
sebelum kita terjangkit. Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Kesehatan adalah hal utama yang harus kita jaga, jangan
biarkan penyakit masuk ke tubuh kita, apalagi di saat musim hujan, kita harus
bekerja ekstra untuk menjaga kesehatan.
Jika kita ingin mencegah agar penyakit tidak mudah
menyerang , kita bisa menggunakan buah ataupun tanaman yang ada di sekitar
kita, misalnya jambu biji, pepaya, sawo, apel dan yang lainnya, agar kita tidak
terlaku tergantung dengan obat.
3.2 Saran
Jika kita berhati-hati dalam
menjaga kesehatan baik dengan menjaga kebersihan tubuh maupun dengan menjaga
kebersihan lingkungan, kita akan terhindar dari penyakit. Karena langkah awal
kita yang mungkin belum pernah terwujud adalah mencapai hidup bersih dan
lingkungan bersih, karena masih banyak tempat di Indonesia yang jauh dari kata
bersih, bahkan masih terbilang kumuh. Apakah langkah ataupun tindakan kita
dengan pemerintah agar Indonesia menjadi bangsa yang bersih dan sehat ?
Bisakah
kita lakukan itu ?... PASTI BISA
DAFTAR PUSTAKA


Tidak ada komentar:
Posting Komentar